Koding adalah salah satu kegiatan pengolahan data rekam medis untuk memberikan kode dengan huruf atau angka atau kombinasi huruf dengan angka yang mewakili komponen data. Diare adalah salah satu penyakit yang sering ditemukan di Rumah Sakit, salah satunya di Rumah Sakit Mitra Bangsa Pati, Diare termasuk pada daftar 10 besar penyakit terbanyak dan menempati urutan kedua teratas dengan jumlah 166 kasus pada tahun 2021. Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat Ketepatan Kodefikasi Penyakit Diare Berdasarkan ICD-10 pada DRM Rawat Inap. Dalam penelitian ini populasi sebanyak 166 DRM dan sampel 62 DRM dengan diagnosa utama penyakit diare tahun 2021. Pendekatan yang digunakan adalah Retrospective study. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, ICD-10 dan lembar analisa ketepatan kode diagnosa penyakit diare. Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan analisa tabel dan menghitung persentase ketepatan kode diagnosa dengan rumus kode tepat dan kode tidak tepat. Berdasarkan laporan indeks penyakit tahun 2021, kasus diagnosa penyakit diare dikode A09.9. Dari jumlah sampel 62 DRM, ditemukan diagnosa penyakit diare paling banyak adalah GEDS (Gastroenteritis Dehidrasi Sedang) sebanyak 28 DRM (45,16%). Dari 62 DRM dengan diagnosa utama penyakit diare terdapat 11 diagnosa sekunder, ditemukan diagnosa sekunder paling banyak adalah penyakit Dyspepsia dengan jumlah 4 (36,36%). Ketepatan kode diagnosa penyakit diare dari 62 sampel, yang tepat 33 DRM (53,22%), dan yang tidak tepat sebanyak 29 DRM (46,77%). Untuk menghindari ketidaktepatan kode diagnosa penyakit diare, sebaiknya diadakan pelatihan koding untuk petugas koding dan sebaiknya dokter menuliskan diagnosa dengan jelas dan spesifik.Kata Kunci : Kode, Diagnosa Utama, ICD-10, Ketepatan