Safina Putri Kismaya Kismaya
MTs Madrasatul Qur’an Salafiyah, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Eksplorasi Etnomatematika pada Tiga Papan Bersurat Peninggalan Syekh Mutamakkin di Masjid Kajen Faizul Muna; Alwi Ahmad Sulthon; Safina Putri Kismaya Kismaya; Muhammad Asyam Zafran; Muhammad Fauzan Syabani
JISRev: Journal of Islamic Studies Review Vol. 1 No. 1 (2025): JISRev: Journal of Islamic Studies Review
Publisher : LaKaspia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jisrev.1.1.30

Abstract

Tiga papan bersurat peninggalan Syekh Mutamakkin ini memiliki banyak ornamen, simbol, dan pola geometri yang menarik untuk dikaji lebih dalam. Pola-pola di dalamnya mengandung konsep matematika seperti, geometri, pola dan transformasi, pecahan, dan simbol matematis yang dapat dianalisis dengan pendekatan etnomatematika. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana konsep etnomatematika, nilai filosofis, dan nilai religius yang terdapat pada tiga papan bersurat peninggalan Syekh Mutamakkin di Masjid Kajen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna filosofis, nilai religius, dan unsur etnomatematika yang terkandung dalam tiga papan bersurat peninggalan Syeikh Mutamakkin di Masjid Kajen, Pati. Papan bersurat tersebut tidak hanya menjadi warisan budaya bernilai estetika, namun juga sarat akan pesan moral dan simbol keagamaan, yang salah satunya berkaitan dengan anjuran menjaga wudhu bagi keturunan biologis maupun keilmuan dari Syeikh Mutamakkin. Sebagai penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini menggunakan human instrument. Penelitian ini mengungkap adanya nilai - nilai matematika yang tersembunyi di balik papan tersebut, baik dalam bentuk konogram (sengkalan), pengukuran dimensi, geometri, simetri, hingga transformasi bangun. Melalui pendekatan etnomatematika, penelitian ini menunjukkan bahwa warisan budaya lokal dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran matematika sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus penguatan literasi numerasi peserta didik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam pengembangan pendidikan berbasis kearifan lokal serta pelestarian artefak budaya di wilayah Nusantara.