Siti Mariam
UIN Sunan Gunung Djati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Ekonomi Islam Kepemilikan (Al-Malikiyah) Siti Mariam
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 1 No. 1 (2025): Januari - Juni 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.368

Abstract

Urgensi dari penelitian ini adalah untuk menjawab meningkatnya ketimpangan distribusi kekayaan dan maraknya praktik ekonomi yang tidak etis, yang menuntut pemahaman lebih dalam mengenai konsep kepemilikan dalam sistem ekonomi Islam. Konsep kepemilikan dalam Islam merupakan fondasi penting dalam mewujudkan tatanan ekonomi yang adil dan berkeadilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggali makna, batasan, serta implementasi kepemilikan pribadi (al-malikiyah) dalam perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif-deskriptif dan analisis isi. Penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS Al-Baqarah: 188, QS Al-Hasyr: 7, dan QS Al-Isra: 26 dikaji secara mendalam, serta dikuatkan dengan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW yang membahas etika kepemilikan, larangan riba, tanggung jawab sosial, dan distribusi harta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam mengakui kepemilikan pribadi namun bersifat terbatas dan tidak absolut. Pemilik harta dituntut untuk mengelola kekayaannya secara etis, tidak zalim, serta memperhatikan fungsi sosial harta. Prinsip distribusi kekayaan yang adil, perlindungan bagi kelompok rentan, dan larangan praktik ekonomi yang merugikan menjadi nilai utama dalam sistem kepemilikan Islam. Temuan ini memperkuat urgensi penerapan prinsip al-malikiyah dalam pembangunan ekonomi umat secara berkelanjutan.