Wahyu Nurul Rosiana
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Kebijakan Pendidikan Islam terhadap Pengembangan Literasi Keagamaan di UPT SMP Negeri 27 Medan Cindi Amelia; Lailan Fadila; Nur Aini; Wahyu Nurul Rosiana
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.574

Abstract

Urgensi penelitian ini semakin kuat karena sekolah membutuhkan dasar empiris untuk mengevaluasi efektivitas kebijakan keagamaan yang telah berjalan agar dapat dirumuskan strategi penguatan literasi keagamaan yang relevan dengan dinamika perkembangan peserta didik di era digital.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebijakan pendidikan Islam terhadap pengembangan literasi keagamaan siswa di UPT SMP Negeri 27 Medan, dengan urgensi untuk menjawab kebutuhan sekolah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter religius di tengah tantangan era digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melibatkan guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, dan siswa sebagai subjek penelitian, serta memanfaatkan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dalam pengumpulan data; analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan model Miles & Huberman, sementara keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan Islam diimplementasikan melalui program keagamaan harian dan mingguan seperti pembacaan Asmaul Husna, selawat, ceramah singkat, Surah Yasin, serta dukungan kegiatan ekstrakurikuler seperti baca tulis Al-Qur’an dan kelas tahfiz, yang berdampak positif terhadap peningkatan literasi keagamaan siswa dalam aspek etika, sikap religius, dan kemampuan membaca Al-Qur’an. Namun, pelaksanaannya menghadapi kendala berupa kurangnya dukungan orang tua, rendahnya motivasi siswa, dan pengaruh lingkungan pergaulan, sementara faktor pendukung meliputi kolaborasi guru, dukungan sekolah, dan keterlibatan orang tua. Secara keseluruhan, kebijakan pendidikan Islam terbukti memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan literasi keagamaan siswa melalui pembiasaan positif dan kegiatan religius yang terstruktur dalam lingkungan sekolah yang inklusif.