Adnan Adnan
Study Program of Biology Education, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Makassar, Makassar, South Sulawesi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The effect of different types of infographics on students' learning motivation in learning biology Nur Alamsyah; Adnan Adnan; Muhiddin Palennari
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v7i1.21589

Abstract

Students' success in achieving learning success is strongly influenced by learning motivation. This motivation can arouse students' interest, curiosity and enjoyment of learning materials. The main problem in learning biology related to motivation is using monotonous and less innovative media that makes students less motivated and the learning process less effective. Therefore, learning media is needed to increase students' motivation to learn. This study aimed to analyze the effect of static, animated and interactive infographics on the biology learning motivation of class XI SMA Negeri 3 Takalar students on the material of the circulatory system. The research design used was a true experiment with a pretest-posttest control group research design. The number of samples in this study was 144 students, consisting of four classes. The study's results with hypothesis testing using the ANCOVA test showed a significant effect of static, animated, and interactive infographics on students' biology learning motivation with a significance value of p <0.05. LSD's further test results show that the three types of infographics have the same effect and are different from handouts as a control. The results of this study produced visual, audio-visual and interactive-based learning media. This research makes a significant contribution to the field of education, especially in learning biology, by providing an understanding of the use of technology and learning media in the form of visualization of learning materials that affect student learning motivation.Abstrak. Keberhasilan peserta didik dalam mencapai keberhasilan belajar sangat dipengaruhi oleh motivasi belajar. Motivasi ini dapat membangkitkan minat, keingintahuan, dan rasa senang peserta didik terhadap materi pembelajaran. Permasalahan utama dalam pembelajaran biologi yang berkaitan dengan motivasi adalah penggunaan media yang monoton dan kurang inovatif, sehingga membuat peserta didik kurang termotivasi dan proses pembelajaran menjadi kurang efektif. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran infografis statis, animasi, dan interaktif terhadap motivasi belajar biologi peserta didik kelas XI SMA Negeri 3 Takalar pada materi sistem peredaran darah. Desain penelitian yang digunakan adalah true experiment dengan desain penelitian pretest-posttest control group. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 144 peserta didik yang terdiri dari empat kelas. Hasil penelitian dengan uji hipotesis menggunakan uji ANCOVA menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan infografis statis, animasi, dan interaktif terhadap motivasi belajar biologi peserta didik dengan nilai signifikansi p<0,05. Hasil uji lanjut LSD menunjukkan bahwa ketiga jenis infografis tersebut memiliki pengaruh yang sama dan berbeda dengan handout sebagai kontrol. Hasil penelitian ini menghasilkan media pembelajaran berbasis visual, audio-visual, dan interaktif. Penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam bidang pendidikan khususnya dalam pembelajaran biologi, dengan memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi dan media pembelajaran berupa visualisasi materi pembelajaran yang berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik.
Citizen science project (CSP) learning model as innovation learning in improving 21st century skills Adnan Adnan; Sitti Saenab; Rahmatullah Rahmatullah; Rifka Almunawarah; Sahla Sahira; Maghfirah Alma Aulia; Hikmah Nurul Jannah
BIO-INOVED : Jurnal Biologi-Inovasi Pendidikan Vol 7, No 1 (2025): February 2025
Publisher : Master Program of Biology Education, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bino.v7i1.20799

Abstract

Learning models that are in line with the challenges of the 21st century, namely involving students to think critically, creatively, and be able to communicate and collaborate are very important to develop. One of the learning models that support this is the Citizen Science Project (CSP) model. This research uses the development method with the ADDIE approach, which consists of the analysis stage, design stage, development stage, implementation stage, and evaluation stage. The CSP learning model consists of syntax, reaction principles, social systems, support systems, and instructional and accompanying impacts. The focus of this research is up to the implementation stage, which involves analysing the validation of the CSP model as well as the practicality test by teachers and learners. The instruments used in the study included a validation questionnaire for two expert validators, as well as a practicality questionnaire for 2 teachers and 34 learners. The data were analysed based on the feasibility of the CSP model, as assessed by the validators, as well as practicality from the perspective of teachers and learners. The validation results showed an average score of 4.38 out of 5, which falls into the valid category. Practicality assessment by learners resulted in a score of 83.2 which is included in the very practical category, while teachers gave a score of 84.8 which is also included in the very valid category. Based on these results, it can be concluded that the CSP learning model is valid and very practical to be applied to support 21st century learning in improving 4C skills.Abstrak. Model pembelajaran yang selaras dengan tantangan abad ke-21, yaitu melibatkan siswa untuk berpikir kritis, kreatif, serta mampu berkomunikasi dan berkolaborasi, sangat penting untuk dikembangkan. Salah satu model pembelajaran yang mendukung hal ini adalah model Citizen Science Project (CSP). Penelitian ini menggunakan metode pengembangan dengan pendekatan ADDIE, yang terdiri dari tahap analisis, tahap desain, tahap pengembangan, tahap implementasi, dan tahap evaluasi. Model pembelajaran CSP terdiri atas sintaks, prinsip reaksi, sistem sosial, sistem pendukung, serta dampak instruksional dan dampak penyerta. Fokus penelitian ini hingga tahap implementasi, yang melibatkan analisis validasi model CSP serta uji kepraktisan oleh guru dan peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini mencakup kuesioner validasi untuk dua validator ahli, serta kuesioner kepraktisan untuk dua guru dan 34 peserta didik. Data dianalisis berdasarkan kelayakan model CSP yang dinilai oleh validator, serta kepraktisannya dari perspektif guru dan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata 4,38 dari 5, yang termasuk dalam kategori valid. Penilaian kepraktisan oleh peserta didik menghasilkan skor 83,2, yang termasuk dalam kategori sangat praktis, sedangkan guru memberikan skor 84,8, yang juga termasuk dalam kategori sangat valid. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CSP valid dan sangat praktis untuk diterapkan guna mendukung pembelajaran abad ke-21 dalam meningkatkan keterampilan 4C.