Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH BRAND EXPOSURE, CUSTOMER ENGAGEMENT DAN ELECTRONIC-WOM DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PRODUK FASHION ERIGO M Abdika Setia
Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis Vol. 2 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Prosiding SEMANIS: Seminar Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Brand Awereness (Kesadaran Merek) merupakam kesadaran akan suatu merek yang memiliki dampak besar pada keputusan pembelian. Semakin tinggi tingkat Brand Awareness, semakin besar kemungkinan konsumen memilih produk atau layanan dari merek tersebut. Untuk meningkatkan Brand Awareness maka perlu dilakukan evaluasi terhadap 3 faktor yang dapat mempengaruhinya yaitu Brand Exposure, Costumer Engagement, dan E-WOM. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh Brand Exposure, Costumer Engagement, dan E-WOM terhadap meningkatnya Brand Awareness produk fashion Erigo dalam pengambilan keputusan pembelian. Metode yang digunakan pada penelitian adalah kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner Google Form. Data penelitian diperoleh 32 responden dengan berbagai usia, pekerjaan, serta pendidikan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan serta pengolahan data menggunakan SPSS didapatkan kesimpulan bahwa Brand Exposure, Costumer Engagement, dan E-WOM secara simultan berpengaruh terhadap meningkatnya Brand Awareness. Akan tetapi, secara individual/parsial Costumer Engagement dan E-WOM tidak berpengaruh terhadap meningkatnya Brand Awareness sedangkan Brand Exposure berpengaruh terhadap meningkatnya Brand Awareness.
Analisis Peluang dan Ancaman Perdagangan Bahan Pangan serta Kebijakan untuk Mengatasinya: Studi Kasus Indonesia dan Thailand Wulandari Wulandari; Shandy Akmal Ibrahim; M Abdika Setia; Daspar Daspar
Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jemb.v3i2.1825

Abstract

This research examines the potential for Indonesian agricultural exports to Thailand in the context of ASEAN trade. The analysis focuses on the comparative advantages of the two countries in key agricultural commodities such as rice, corn, sugar, palm oil and coffee. Production and export data for 2022 shows that Indonesia is ahead in palm oil and coffee production, while Thailand is dominant in rice and sugar exports. The 2021-2023 trade balance of both countries shows a deficit, with Thailand experiencing a much larger deficit. Despite facing challenges such as price fluctuations, climate and trade regulations, Indonesia has the opportunity to increase its agricultural exports to Thailand by improving production efficiency and product quality.