Aden Yusup
Universitas Islam An Nur Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Pembiasaan Praktek Shalat Dhuha dalam meningkatkan Kedisiplinan Anak Usia Dini Aden Yusup
Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 3 No 1 (2026): Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Al-Banin : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/banin.311712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam implementasi pembiasaan salat Dhuha terhadap peningkatan kedisiplinan anak usia dini di PAUD Cempaka Mekar Kecamatan Cikakak, Sukabumi. Kedisiplinan merupakan salah satu aspek fundamental dalam pendidikan karakter yang perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai landasan pembentukan regulasi diri, tanggung jawab, serta kemampuan berperilaku sesuai norma dan aturan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi 17 anak usia 5–6 tahun kelompok B yang terlibat aktif dalam pelaksanaan kegiatan salat Dhuha. Fokus observasi diarahkan pada lima indikator kedisiplinan anak, yaitu ketepatan waktu hadir, antusiasme mengikuti ibadah, ketepatan dalam melakukan gerakan salat, ketenangan serta fokus saat beribadah, dan keteraturan dalam wudu serta merapikan tempat ibadah. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada seluruh indikator kedisiplinan selama empat minggu pelaksanaan program. Pembiasaan salat Dhuha yang dilakukan secara terstruktur, konsisten, dan dalam suasana religius terbukti efektif dalam membentuk perilaku disiplin anak. Selain itu, keterlibatan guru sebagai figur teladan dan dukungan orang tua melalui penguatan di rumah turut berperan dalam mengoptimalkan proses internalisasi nilai kedisiplinan.  Dengan demikian, pembiasaan salat Dhuha dapat diimplementasikan sebagai strategi pedagogis yang tidak hanya memperkuat dimensi spiritual, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan karakter anak secara holistik dalam konteks pendidikan anak usia dini.