Venny Mellandhia Shandy
Universitas Lembah Dempo, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Menggunakan Profitabilitas pada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Milik Daerah di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan (Periode 2020-2022) Mardiana Mardiana; Venny Mellandhia Shandy; Putri Dwi Novrina
Ekraf: Jurnal Ekonomi Kreatif dan Inovatif Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): EKRAF
Publisher : Cv. Nashir Al-kutub Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59965/ekraf.v1i2.47

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui laba bank perkreditan rakyat dengan menggunakan rasio profitabilitas. Jenis penelitian yang digunakan dalam menyusun skripsi ini adalah deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa Laporan Keuangan Publikasi Perumda BPR Bintan dan Perumda BPR Bestari yang dapat diakses pada www.ojk.ac.id.. Metode pengumpulan data adalah dokumentasi, yang memungkinkan peneliti untuk memahami laporan keuangan dan melakukan analisis data dengan tepat dan cepat. Teknik analisis data yang digunakan adalah rasio profitabilitas. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) milik daerah di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan selama periode 2020-2022 menunjukkan dua pola performa finansial yang berbeda. Perumda BPR Bestari menunjukkan peningkatan yang stabil dan signifikan dalam rasio profitabilitas seperti ROA, ROE, dan NPM dari tahun 2020 hingga 2022, mencerminkan efisiensi penggunaan aset dan modal untuk mencapai laba bersih yang lebih besar. Di sisi lain, Perumda BPR Bintan mengalami fluktuasi dalam kinerja profitabilitasnya, dengan peningkatan yang paling mencolok terjadi pada tahun 2022. Meskipun demikian, terdapat penurunan yang signifikan pada NPM pada tahun 2021 akibat penurunan jumlah kredit yang diberikan. Dalam hal ini, Perumda BPR Bestari menunjukkan stabilitas dan peningkatan kinerja finansial yang lebih konsisten dibandingkan dengan Perumda BPR Bintan selama periode yang diteliti.