Yohanes Fitriano Kasi Da Cunha
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENILAIAN KELAYAKAN PENERBITAN STANDAR LAIK OPERASI (SLO) BAGI KAPAL PERIKANAN DI KABUPATEN SIKKA Yohanes Fitriano Kasi Da Cunha; Angelinus Vincentius; Yohanes D.B.R. Minggo
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Standar Laik Operasi (SLO) merupakan surat keterangan yang menyatakan bahwa kapal perikanan telah memenuhi syarat secara administratif dan kelayakan teknis untuk melakukan kegiatan perikanan. Penerbitan SLO merupakan salah satu tugas dari Satuan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, sehingga kapal-kapal yang tidak memiliki kelengkapan dokumen tidak diperbolehkan untuk melakukan kegiatan perikanan. Penelitian dilakukan pada PSDKP Wilker Maumere sejak 29 Oktober hingga 29 November 2024, yang bertujuan untuk mengetahui penilaian kelayakan penerbitan SLO bagi kapal perikanan yang ada di Kabupaten Sikka. Metode penelitian mencakup penilaian terhadap dokumen SIPI, SIUP, SIKPI, Pas Besar, Surat Ukur Kapal, Sertifikat Kelayakan atau Kesempurnaan Kapal, SLO Lama, Surat Keterangan SKAT, Radio Kapal, Sertifikat Kecakapan Nahkoda dan Log Book ABK (Mahardi dan Suhery, 2022), dilanjutkan dengan penilaian kelayakan dokumen (Majid & Kadar, 2021). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan penerbitan SLO pada PSDKP Wilker Maumere telah sesuai dengan ketentuan Permen KP 23/2021, dengan nilai persentase berkisar 70-100 % dengan kategori valid/layak. Jenis alat tangkap yang terdata di PSDKP Maumere yaitu terdiri dari alat tangkap pole and line sebanyak 85%, mini purse seine 4% dan purse seine sebanyak 11%, dimana kapal perikanan yang melakukan pengurusan SLO umumnya memiliki kapastitas (GT) yang didominasi oleh kapal dengan ukuran < 30 GT.