Maria Theresia Dua Tei
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI JENIS EKOFAK MOLLUSCA BIVALVIA DI PANTAI WAIPARE KECAMATAN KANGAE KABUPATEN SIKKA Fidelis Paskalis Aprilnando; Maria Imaculata Rume; Maria Theresia Dua Tei
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ekofak bivalvia yang ditemukan di kawasan Pantai Waipare, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2023 di kawasan Pantai Waipare, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi yakni pengamatan langsung di lapangan. Metode pengambilan sampelnya adalah cruise method dimana pengambilan sampel bivalvia dilakukan dengan menjelajahi sepanjang pantai di wilayah pesisir Waipare. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, mengacu pada panduan identifikasi spesies dan habitat dari moluska. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, ditemukan empat jenis ekofak bivalvia di pantai Waipare, Kecamatan Kangae, Kabupaten Sikka. Jenis ekofak mollusca bilvavia yang ditemukan adalah Anadara antiquata, Spondylus ducalis, Limopsis sulcata dan Spondylus sp.
PARAMETER FISIK (LUAS, KEDALAMAN) DAN KUALITAS AIR (SALINITAS, pH AIR) TAMBAK PADA STASIUN PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU (BRACKISHWATER AQUACULTURE STATION) NDETE DESA REROROJA KECAMATAN MAGEPANDA KABUPATEN SIKKA Angelinus Vincentius; Christofel O. Nobel Pale; Maria Theresia Dua Tei
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 1 Februari (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air merupakan faktor yang sangat penting dalam budidaya ikan/udang karena akan menentukan hasil budidaya yang diperoleh. Kondisi kualitas air juga berperan dalam menekan terjadinya peningkatan perkembangan bakteri patogen dan parasit di dalam media pemeliharaan. Tujuan penelitian untuk mendapatkan data parameter fisik (luas, kedalaman), dan kualitas air (salinitas, pH) air, yang dilaksanakan sejak 19 Agustus 2024 - 19 September 2024 di Tambak Perikanan Budidaya Air Payau, Desa Reroroja. Metode pengukuran menggunakan meter, bambu, pH meter, dan water quality tester. Hasil pengukuran luas dan kedalaman air kolam pada tambak perikanan budidaya air payau Ndete Desa Reroroja, kolam A, B, C, D pada saat pasang naik dan surut terdapat selisih kedalaman yaitu ± 3-5 cm. Sedangkan pada luas kolam tambak memiliki luas rata-rata yaitu 162,42 m2.. Faktor penyebab terjadinya perbedaan kedalaman kolam dan luas kolam tambak adalah kondisi geografis dan topografi. Hasil pengukuran parameter kualitas air menunjukkan hasil yang optimal untuk pembudidayaan ikan dan udang, sesuai dengan kisaran nilai yang layak menurut beberapa penelitian terdahulu. Parameter salinitas dengan hasil nilai yang diukur yakni 18-21 ppt sesuai dengan baku mutu / nilai yang dianjurkan 15-40 ppt, dan nilai pH hasil pengukuran yaitu 7,50-7,70 sesuai dengan nilai yang dianjurkan 7,5-8,5. Hal tersebut menunjukkan bahwa parameter kualitas air (salinitas dan pH) kolam pada tambak budidaya perikanan air payau Ndete Desa Reroroja sudah sesuai dengan baku mutu kualitas air untuk pemeliharaan udang dan ikan.