Atanasius Merdin Andi Odang Keytimu
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Teknologi Pangan Pertanian dan Perikanan, Universitas Nusa Nipa, Jln. Kesehatan Nomor 3 Maumere, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI MANAJEMEN OPERASIONAL PENANGKAPAN IKAN PURSE SEINE KM UMA 002 DI PT UMA NIAN NEPA: ANALISIS KINERJA DAN OPERASIONAL Christofel O. Nobel Pale; Erfin; Atanasius Merdin Andi Odang Keytimu
AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan Vol 7 No 2 (2025): AQUANIPA - Jurnal Ilmu Kelautan dan Perikanan
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi manajemen operasional kapal purse seine KM Uma 002 milik PT Uma Nian Nepa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menganalisis efisiensi operasional dari aspek teknis, sumber daya manusia, dan finansial. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi dari laporan operasional perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala utama, seperti ukuran jaring yang tidak sesuai, penggunaan teknologi navigasi yang belum optimal, serta jumlah awak kapal yang belum ideal. Modifikasi jaring terbukti meningkatkan efisiensi hauling, mengurangi waktu operasi, serta meningkatkan hasil tangkapan. Namun, konsumsi bahan bakar yang tinggi akibat navigasi yang kurang efisien masih menjadi tantangan utama dalam pengelolaan operasional kapal. Berdasarkan analisis SWOT, strategi perbaikan yang direkomendasikan meliputi optimalisasi sistem navigasi berbasis GPS dan fishfinder, penyesuaian struktur organisasi dengan menambah tenaga kerja pada posisi strategis, serta diversifikasi hasil tangkapan untuk meningkatkan profitabilitas. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi beban kerja awak kapal, serta memperbaiki keseimbangan finansial perusahaan, sehingga mendukung keberlanjutan usaha perikanan tangkap di wilayah ini.