Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Parameter Quality of Service pada Jaringan Fiber To The Home untuk Optimalisasi Pengalaman Pengguna di ISP Bagus Access Group Technology Ahlis Noor Kholili; Sudarmin
INTECH Vol. 7 No. 1 (2026): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v7i1.3453

Abstract

Perkembangan kebutuhan internet berkecepatan tinggi mendorong penyedia layanan internet untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan agar mampu memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Salah satu teknologi yang digunakan untuk mendukung kebutuhan tersebut adalah Fiber To The Home (FTTH) yang memiliki kemampuan transfer data tinggi dan stabilitas jaringan yang baik. Namun, peningkatan jumlah pengguna dan trafik jaringan dapat mempengaruhi kualitas layanan internet sehingga diperlukan analisis Quality of Service (QoS) untuk mengetahui performa jaringan secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan jaringan FTTH pada ISP Bagus Access Group Technology berdasarkan parameter QoS berupa throughput, delay, jitter, dan packet loss menggunakan standar TIPHON. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan pengukuran langsung jaringan menggunakan aplikasi Wireshark. Pengambilan data dilakukan pada waktu jam kerja normal untuk mengetahui pengaruh trafik pengguna terhadap kualitas jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai throughput sebesar 217 k  termasuk kategori baik, delay sebesar 420 ms termasuk kategori sedang, jitter sebesar 2,238 ms termasuk kategori baik, dan packet loss sebesar 0,1% termasuk kategori baik berdasarkan standar TIPHON. Hasil tersebut menunjukkan bahwa jaringan FTTH pada ISP Bagus Access Group Technology memiliki kualitas layanan yang baik dan mampu mendukung kebutuhan internet pengguna secara optimal. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa peningkatan trafik pengguna mempengaruhi perubahan nilai parameter QoS, terutama pada throughput, delay, dan packet loss. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jaringan FTTH pada ISP Bagus Access Group Technology memiliki performa jaringan yang stabil dan berkualitas baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi dalam optimalisasi jaringan guna meningkatkan kualitas layanan internet dan pengalaman pengguna.
Analisis Parameter Quality of Service pada Jaringan Fiber To The Home untuk Optimalisasi Pengalaman Pengguna di ISP Bagus Access Group Technology Ahlis Noor Kholili; Sudarmin
INTECH Vol. 7 No. 1 (2026): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v7i1.3453

Abstract

Perkembangan kebutuhan internet berkecepatan tinggi mendorong penyedia layanan internet untuk meningkatkan kualitas layanan jaringan agar mampu memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Salah satu teknologi yang digunakan untuk mendukung kebutuhan tersebut adalah Fiber To The Home (FTTH) yang memiliki kemampuan transfer data tinggi dan stabilitas jaringan yang baik. Namun, peningkatan jumlah pengguna dan trafik jaringan dapat mempengaruhi kualitas layanan internet sehingga diperlukan analisis Quality of Service (QoS) untuk mengetahui performa jaringan secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan jaringan FTTH pada ISP Bagus Access Group Technology berdasarkan parameter QoS berupa throughput, delay, jitter, dan packet loss menggunakan standar TIPHON. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, wawancara, dan pengukuran langsung jaringan menggunakan aplikasi Wireshark. Pengambilan data dilakukan pada waktu jam kerja normal untuk mengetahui pengaruh trafik pengguna terhadap kualitas jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai throughput sebesar 217 k  termasuk kategori baik, delay sebesar 420 ms termasuk kategori sedang, jitter sebesar 2,238 ms termasuk kategori baik, dan packet loss sebesar 0,1% termasuk kategori baik berdasarkan standar TIPHON. Hasil tersebut menunjukkan bahwa jaringan FTTH pada ISP Bagus Access Group Technology memiliki kualitas layanan yang baik dan mampu mendukung kebutuhan internet pengguna secara optimal. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa peningkatan trafik pengguna mempengaruhi perubahan nilai parameter QoS, terutama pada throughput, delay, dan packet loss. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jaringan FTTH pada ISP Bagus Access Group Technology memiliki performa jaringan yang stabil dan berkualitas baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi dalam optimalisasi jaringan guna meningkatkan kualitas layanan internet dan pengalaman pengguna.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI RAPORT SISWA BERBASIS WEB PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Ahlis Noor Kholili
INTECH Vol. 3 No. 1 (2022): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v3i1.1285

Abstract

Sistem manajemen penilaian raport pada Sekolah Menengah Kejuruan NU Al Hidayah di Kabupaten Kudus belum sepenuhnya terkomputerisasi. Permasalahan pada sistem yang berjalan saat ini yaitu dalam satu sekolah terdapat 193 siswa dan masing-masing mempunyai nilai yang berbeda-beda. Tidak jarang penyimpanan nilai siswa dicatat dikertas dan disimpan secara konvensional, sehingga banyak hal yang dirasa menghawatirkan oleh sekolah diantaranya faktor binatang (rayap), kebakaran, sehingga berdampak pada saat membutuhkan dokumen nilai tiap angkatan membutuhkan waktu yang sangat lama dalam pencarian dokumen. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan dan mempercepat input nilai raport oleh wali kelas dengan menggunakan sistem berbasis website pada SMK NU Al Hidayah Kudus. Untuk memenuhi kebutuhan sistem maka di butuhkan metode survey dan metode analisis elisitasi yang menghasilkan 33 butir fungsional dan dua butir non fungsional. Sedangkan rancangan model sistem ini menggunakan orientasi objek (Unified Modeling Language) dan implementasinya menggunakan bahasa pemograman PHP serta database MySQL. Dengan demikian sistem berbasis komputer ini dapat mempermudah dalam proses penilaian serta dapat dilakukan dengan cepat dan akurat.
Perancangan Aplikasi Sistem Pencatatan dan Pengingat Hutang Piutang berbasis Mobile Android menggunakan Metode Waterfall Ahlis Noor Kholili
INTECH Vol. 6 No. 1 (2025): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v6i1.3020

Abstract

Permasalahan utama dalam pengelolaan hutang piutang secara manual adalah risiko human error, ketidakakuratan pencatatan, dan kelalaian dalam pembayaran akibat tidak adanya pengingat yang efektif. Penelitian ini bertujuan merancang aplikasi berbasis Android untuk memudahkan pencatatan dan pengingat hutang piutang secara digital dengan pendekatan metode Waterfall. Metode ini dipilih karena sifatnya yang terstruktur, terdiri dari tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Hasil penelitian menghasilkan aplikasi mobile dengan fitur utama pencatatan transaksi hutang atau piutang, notifikasi pengingat berbasis waktu, visualisasi laporan keuangan, dan enkripsi data untuk keamanan. Pengujian fungsionalitas menunjukkan bahwa aplikasi berhasil mengurangi 30% kesalahan pencatatan dibanding metode manual, dengan tingkat akurasi pengingat mencapai 95%. Kesimpulan penelitian ini membuktikan bahwa penerapan metode Waterfall efektif untuk pengembangan sistem terstruktur, sementara aplikasi yang dihasilkan mampu meningkatkan efisiensi manajemen keuangan pengguna secara signifikan. Solusi ini tidak hanya mengatasi masalah pencatatan tradisional tetapi juga memberikan nilai tambah melalui analisis data keuangan berbasis mobile
Analisis Usability pada Sistem Pembayaran Digital QRIS dengan Pendekatan System Usability Scale Ahlis Noor Kholili
INTECH Vol. 6 No. 2 (2025): INTECH (Informatika Dan Teknologi)
Publisher : Informatics Study Program, Faculty of Engineering and Computers, Baturaja University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54895/intech.v6i2.3315

Abstract

QRIS merupakan standar sistem pembayaran digital yang semakin banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia. Meskipun adopsinya terus meningkat, belum banyak kajian yang secara spesifik menilai tingkat usability dari perspektif pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman pengguna dan tingkat usability QRIS menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Penelitian dilakukan melalui penyebaran kuesioner SUS yang terdiri dari sepuluh pernyataan menggunakan skala Likert 1–5 kepada pengguna aktif QRIS. Data yang diperoleh kemudian dihitung untuk mendapatkan nilai SUS serta diinterpretasikan melalui grade scale, acceptability range, dan adjective ratings guna mengetahui tingkat kelayakan penggunaan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa QRIS memperoleh skor SUS sebesar 52,0, yang termasuk dalam kategori Acceptable namun berada pada tingkat penerimaan yang rendah. Meskipun grade scale menunjukkan nilai pada kategori F, penilaian pengguna melalui adjective ratings menempatkan QRIS pada kategori “OK”. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengguna masih dapat menerima dan menggunakan QRIS dengan cukup baik, namun pengalaman yang dirasakan belum sepenuhnya optimal. Beberapa faktor yang mempengaruhi skor ini meliputi ketergantungan pada kualitas jaringan, ketidakkonsistenan antarmuka aplikasi, serta efektivitas dan efisiensi penggunaan yang belum maksimal. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa QRIS memiliki tingkat usability yang masih perlu ditingkatkan. Pengembang aplikasi disarankan untuk memperbaiki desain antarmuka, meningkatkan performa sistem, dan memperkuat stabilitas transaksi guna mencapai pengalaman pengguna yang lebih baik.
Evaluasi Usability Sistem Instalasi Access Point Menggunakan Metode System Usability Scale Sudarmin Sudarmin; Ahlis Noor Kholili
IKRA-ITH Informatika : Jurnal Komputer dan Informatika Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-INFORMATIKA Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-informatika.v10i2.7294

Abstract

The rapid development of networking technology and the increasing demand for skilled professionals in the information technology sector require vocational high school (SMK) graduates to possess not only technical competencies but also entrepreneurial and financial management skills. This study aims to analyze the usability of an Access Point installation system and examine its potential to support learning in operational cost efficiency and profit margin calculation for network installation service businesses. A quantitative approach was employed using the System Usability Scale (SUS) as the evaluation method. The study involved 26 vocational high school students who had completed an Access Point installation practicum. Data were collected through the SUS questionnaire and observations during the practical learning process. The results showed that the system achieved a SUS score of 77.5, which falls into the Good category with an Acceptable level of usability. These findings indicate that the system is easy to use and effectively supports the learning process of Access Point installation. In addition to enhancing students' technical competencies, the system also facilitates their understanding of operational cost efficiency, service pricing, and profit margin calculation as essential entrepreneurial skills. This study demonstrates that integrating usability evaluation, computer networking education, and entrepreneurship provides a relevant approach to improving vocational students' readiness for both employment and self-employment.
Computer Network Training "Building Creativity through Wifi Corner Networks in the Digital Era" Ahlis Noor Kholili
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (DIASYA) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (DIASYA)
Publisher : Rumah Jurnal PT Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/diasya.v1i1.44

Abstract

The development of digital technology affects various aspects of life, including education. The need for adequate internet access is a challenge in itself, especially in schools that have limited network infrastructure. NU Al Hidayah Vocational School faces the problem of minimal understanding of students regarding computer network technology, which has an impact on limited use of the internet in learning activities. To overcome this problem, community service was carried out in the form of computer network training with the theme "Building Creativity through Wifi Corner Networks in the Digital Era". This training aims to provide basic understanding and practical skills to participants in building and managing a Wifi Corner network as an innovative digital solution. This activity is carried out through several stages, starting from identifying needs, providing materials, direct practice, to evaluation and mentoring. The results of the training showed an increase in participants' understanding and ability to manage computer networks independently. Apart from that, the Wifi Corner network built during the training was successfully implemented and used to support learning. In conclusion, this training had a positive impact on increasing the digital literacy of students, as well as creating a technology-based learning ecosystem at SMK NU Al Hidayah. This training can be a relevant model of community service to improve information technology skills in the educational environment
Predictive Analysis of Local Internet Service Stability Using QoS Parameters Ahlis Noor Kholili; Nuur Halimatus Saadiah Masrukhin
Journal of Nexural Intelligence Vol. 1 No. 1 (2026): Journal of Nexural Intelligence
Publisher : Citra Air Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71200/nexural.v1i1.268

Abstract

The increasing use of internet services in local internet networks such as RT/RW Net and small-scale internet service providers requires stable network quality to support user activities optimally. Problems such as high delay, packet loss, jitter, and low throughput often cause a decrease in internet service quality. This study aims to analyze the stability of local internet services using Quality of Service (QoS) parameters and apply predictive analysis to predict network stability conditions. The QoS parameters used in this study include delay, throughput, jitter, and packet loss. The research method used is quantitative, with data collection conducted through network monitoring using tools such as Wireshark, MikroTik Monitoring, and Speedtest. The collected data were processed and analyzed using the Decision Tree predictive method to classify network conditions into stable, fairly stable, and unstable categories. The results showed that QoS parameters significantly affect internet service stability, where delay and packet loss are the most dominant factors influencing network quality. The predictive model used was able to classify network conditions with an accuracy rate of 87.5%. Based on these results, predictive analysis based on QoS parameters can be used as a solution to support monitoring and decision-making in managing local internet services more effectively and efficiently.