Iryanti Sili
Universitas Negeri Manado

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Guru SD tentang Pemanfaatan Deep Learning untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa Atalya Cherin Dwi Hamber; Jamalri Pajow; Aurike Aneke Novita Korua; Iryanti Sili; Widdy H. F. Rorimpandey
Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupensi.v5i1.6547

Abstract

This study aims to describe elementary school teachers’ perceptions of the use of deep learning in enhancing students’ digital literacy. The research employed a qualitative approach with a case study design conducted at SD Negeri 2 Tomohon. The research participants consisted of elementary school teachers selected through purposive sampling based on their involvement in technology-integrated learning activities. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews, and document analysis. The data were analyzed using qualitative data analysis procedures, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that teachers generally hold positive perceptions of deep learning as a learning approach that promotes deeper conceptual understanding, increases student engagement, and supports the development of digital literacy skills. However, the implementation of deep learning at the elementary school level still encounters several challenges, such as limited teachers’ conceptual understanding, differences in students’ digital competencies, and inadequate supporting facilities. Despite these challenges, teachers believe that the integration of deep learning with digital technology has the potential to improve the quality of learning when supported by continuous professional development and appropriate school policies. This study contributes to the growing body of research on teachers’ perceptions of technology-based instructional innovations in elementary education.
Pengaruh Media Pembelajaran Augmented Reality Dan Motivasi Belajar Terhadap Hasil Belajar Bahasa Indonesia Kelas V SD Di Kecamatan Mapanget Iryanti Sili; Mersty E. Rindengan; Widdy H.F. Rorimpandey
Literasi: Jurnal Pendidikan Guru Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/literasi.v5i1.3546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Augmented Reality dan motivasi belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V Sekolah Dasar di Kecamatan Mapanget. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar Bahasa Indonesia siswa serta masih terbatasnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif dan inovatif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain faktorial 2×2. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD di Kecamatan Mapanget tahun pelajaran 2025/2026. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran Augmented Reality dan kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran konvensional, dengan jumlah masing-masing 20 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar, angket motivasi belajar, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, uji linearitas, regresi sederhana, dan regresi berganda menggunakan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) media pembelajaran Augmented Reality berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia siswa dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 53,6%; (2) motivasi belajar berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dengan nilai signifikansi 0,035 < 0,05; dan (3) media pembelajaran Augmented Reality dan motivasi belajar secara simultan berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan kontribusi pengaruh sebesar 57,5%. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Augmented Reality mampu meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan hasil belajar siswa secara lebih optimal dibandingkan media pembelajaran konvensional. Oleh karena itu, media pembelajaran berbasis teknologi Augmented Reality direkomendasikan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.