Athirotul Islamiyah
Universitas Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS PEMBIASAAN DI MADRASAH Athirotul Islamiyah; Saeful Anam
SOKO GURU: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): April : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/sokoguru.v5i1.5131

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep, bentuk, dan pengaruh dari strategi pembebelajaran pendidikan islam berbasis pembiasaan dalam penguatan nilai moderat pada siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif untuk mendapatkan data dari objek yang diteliti secara mendalam dan bermakna yang berdasarkan realita sosial. Hasil penelitian menemukan bahwa konsep dari strategi pembelajaran pendidikan berbasis pembiasaan dalam penguatan nilai-nilai moderat pada siswa mts mambaus sholihin 3 berlandaskan pada metode tradisional Islam (metode al-‘ādah), Metode ini sesuai dengan teori Behaviorisme yakni Classical conditioning, Pavlov dalam teori pembiasaan klasik, dan Edward Lee Thorndike, yang dikenal dengan teori Connectionism atau koneksionisme. Adapun bentuk dari strategi pembelajaran pendidikan islam berbasis pembiasaan ini adalah pembiasaan harian berbasis nilai moderat, teladan dari guru dan lingkungan sekolah, peringatan hari-hari besar islam dan kebangsaan dengan nuansa moderasi, pembiasaan adab dan etika islami, integrasi nilai islam moderat dalam materi pembelajaran, pembiasaan sosial dan kegiatan ekstrakurikuler. Strategi pembelajaran menggunakan metode pembiasaan ini memiliki beberapa pengaruh nyata, di antaranya: tertanamnya nilai-nilai toleransi dan anti-kekerasan, meningkatnya kesadaran religius dalam kehidupan sehari-hari, perilaku moderat sebagai kebiasaan, keteladanan guru mendorong internalisasi nilai, penguatan identitas keislaman yang inklusif.