Gustilayli Qurrotul 'Ayni
Universitas Islam Negeri Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Pengasuhan Berbasis Pembiasaan untuk Membangun Kemandirian Anak Usia Dini di TPA IT UMMAT MANDIRI Bobotsari Kabupaten Purbalingga Gustilayli Qurrotul 'Ayni
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107989

Abstract

Taman Penitipan Anak (TPA) sebagai lembaga pendidikan nonformal memiliki peran strategis dalam menjembatani kebutuhan tersebut melalui pendekatan pembiasaan, pembelajaran tematik, dan penguatan nilai spiritual. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menjawab keterbatasan kajian sebelumnya dengan tujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, serta faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan pola pengasuhan yang berorientasi pada pembentukan kemandirian anak usia dini di TPA IT UMMAT MANDIRI Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, studi ini mengkaji praktik pengasuhan berbasis pembiasaan aktivitas mandiri, pembelajaran tematik, dan penguatan nilai spiritual dalam kegiatan harian anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pengasuhan dirumuskan melalui rapat kerja tahunan hingga harian, berpedoman pada kurikulum nasional. Pelaksanaan pengasuhan menitikberatkan pada pembentukan kemandirian fisik dan sosial-emosional dengan pendekatan kebebasan terbimbing, di mana peran pengasuh dan orang tua sebagai fasilitator menjadi penentu keberhasilan. Faktor pendukung meliputi konsistensi pembiasaan, dukungan keluarga, dan interaksi sosial yang positif, sedangkan faktor penghambat mencakup usia anak yang masih dini dan pola asuh yang tidak mendukung eksplorasi mandiri. Temuan ini dapat menjadi acuan bagi pengelola TPA dalam merancang program pengasuhan yang mendukung kemandirian anak secara berkelanjutan.