Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Model Problem Based Learning (PBL) dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Numerasi Siswa Kelas V Putri Sabiq Shidiqia Rabany; Agung Nugroho; Ratih Febrianti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107898

Abstract

Rendahnya kemampuan numerasi siswa sekolah dasar menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran yang relevan dengan konteks kehidupan dan budaya siswa untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan matematis. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa kelas V B di SD Negeri 1 Sokanegara dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) yang di kombinasikan dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek  penelitian adalah    kelas V B  tahun  ajaran 2024/2025  berjumlah  31 siswa.  Instrumen  penelitian yaitu lembar observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Sementara analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan numerasi siswa pada tahap awal hanya sebesar 13% (kategori kurang), kemudian meningkat pada siklus I menjadi 45% (kategori kurang), naik lagi pada siklus II menjadi 68% (kategori cukup), dan terus berkembang pada siklus III menjadi 77% (kategori cukup). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL dengan pendekatan CRT efektif dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
Penggunaan Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Pada Mata Pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam Sosial) Diana Puspita Wati; Agung Nugroho; Ratih Febrianti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.108130

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) sebagai mata pelajaran integratif menuntut strategi pembelajaran aktif, salah satunya melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model PBL dalam pembelajaran IPAS dan efektifitas dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pelajaran IPAS kelas III materi “Tradisi di Indonesia”. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di SDN 1 Sokanegara pada semester II tahun ajaran 2024/2025 dengan subjek 32 siswa, penelitian dilakukan dalam tiga siklus, masing-masing meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi, yang dilakukan berulang hingga tujuan tercapai. Data dikumpulkan menggunakan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari pra-siklus 70 menjadi 74 pada siklus I, 76 pada siklus II, dan 79 pada siklus III, dengan persentase ketuntasan belajar yang naik dari 38% menjadi 88%. Selain peningkatan hasil akademik, terlihat pula perkembangan partisipasi siswa, keterampilan kolaboratif, dan kemampuan berpikir kritis. Dengan demikian, penerapan PBL terbukti efektif meningkatkan hasil belajar IPAS sekaligus relevan sebagai pendekatan kontekstual dalam pembelajaran di sekolah dasar.