Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Profil Kepribadian Penderita Diabetes Mellitus pada Etnis Minangkabau: Studi Deskriptif Psikologi Kesehatan Rida Yanna Primanita; Miranda Khairul; Alfian Yanda Putra
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 9, No 1 (2026): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v9i1.114846

Abstract

Diabetes Mellitus sebagai penyakit metabolik kronis yang semakin banyak terjadi di Sumatera Barat dipengaruhi oleh faktor fisiologis, gaya hidup dan dinamika karakteristik kepribadian, jenis kelamin dengan kebiasaan sehari-hari masyarakat Minangkabau yang membentuk prilaku kesehatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe kepribadian berdasarkan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) dan jenis kelamin pada penderita Diabetes Mellitus dalam populasi Minangkabau dari perspektif psikologi kesehatan. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan 235 partisipan sesuai kriteria. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner MBTI versi Indonesia dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas partisipan adalah perempuan (63%). Dimensi kepribadian dominan meliputi Introversion, Sensing, Feeling, dan Judging, dengan tipe ISFJ dan ISTJ paling banyak ditemukan. Laki-laki cenderung lebih dominan pada introversion dan feeling, sedangkan perempuan pada sensing dan judging. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya pemahaman kepribadian dalam konteks budaya Minangkabau untuk memahami perilaku kesehatan penderita Diabetes Mellitus.
Hubungan Self- acceptance Terhadap Self-love pada Dewasa Awal yang Mengalami Obesitas di Sumatera Barat Miranda Khairul; Rida Yanna Primanita
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.105806

Abstract

Masalah obesitas di kalangan dewasa awal tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga pada aspek psikologis seperti self- acceptance dan self-love. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-love dan self- acceptancepada individu dewasa awal yang mengalami obesitas di Sumatera Barat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode korelasional, dan data dikumpulkan melalui kuesioner daring. Berdasarkan analisis Spearman Rank, ditemukan adanya hubungan positif yang signifikan secara statistik antara self-love dan self- acceptance(ρ = 0.297, p = 0.003), meskipun kekuatannya tergolong lemah. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan self-lovebelum tentu diikuti oleh self- acceptance yang utuh. Oleh karena itu, diperlukan intervensi psikologis berbasis kesadaran diri yang mempertimbangkan dimensi sosial dan budaya dalam membentuk keseimbangan antara mencintai dan menerima diri.