Marsela Nova Susanti
Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Urgensi Etos Kerja dan Profesionalisme Guru Sebagai Pilar Pembelajaran Adaptif dan Inovatif dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Marsela Nova Susanti
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107360

Abstract

Education today demands an adaptive, innovative, and student-centered learning paradigm, making teacher work ethic a key factor in implementing the Merdeka Curriculum. This study explores the urgency of strengthening teachers’ professional ethos to create learning that aligns with current educational demands. Using a qualitative method with a Systematic Literature Review approach and PRISMA technique, data were gathered from scientific articles published between 2020 and 2025 via Google Scholar. Findings show that teachers demonstrate a strong professional ethos, are open to innovation, and ready to facilitate transformative learning. Strengthening teacher professionalism is essential to fostering Critical Thinking, Creativity, Communication, and Collaboration (4Cs). In conclusion, a strong teacher work ethic and professionalism are crucial in the effective implementation of the Merdeka Curriculum.Pendidikan saat ini menuntut paradigma pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berpusat pada siswa, sehingga etos kerja menjadi pilar utama dalam keberhasilan penerapan pembelajaran di era kurikulum Merdeka. Penelitian ini mengkaji urgensi penguatan etos profesionalisme guru dalam menciptakan pembelajaran yang relevan dengan zaman ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan Systematic Literature Review dengan teknik PRISMA. Data diperoleh dari artikel ilmiah yang berkaitan dengan etos kerja dan profesionalisme guru yang dipublikasikan antara tahun 2020 hingga 2025 yang diakses melalui database Google Schoolar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki etos profesional tinggi, terbuka terhadap pembaruan inovasi, dan siap menghadirkan pembelajaran tranformatif. Guru harus memiliki profesionalisme yang kuat sehingga menjadi strategi untuk mengembangkan pembelajaran yang menumbuhkan Critical Thinking (berpikir kritis), Creativity (kreativitas), Communication (komunikasi), dan Collaboration (kolaborasi). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa etos profesionalisme guru memiliki peran strategis dan sangat krusial dalam implementasi Kurikulum Merdeka.