Writing remains a challenge in Indonesian language instruction at the primary school level, particularly regarding the correct use of capital letters and punctuation marks. This study aims to identify the types of capitalization and punctuation errors, as well as the contributing factors, in narrative texts written by third-grade primary school students. The research employed a qualitative content analysis method. Data were collected through observation, interviews, and documentation of students’ written work. The findings reveal frequent errors such as the misuse of capital letters at the beginning of words in the middle of sentences, improper capitalization at the beginning of sentences, and incorrect or missing periods at the end of sentences. Contributing factors include students’ limited understanding of the Indonesian language writing conventions (PUEBI), low learning motivation, lack of writing practice, and unsupportive home environments. One of the primary causes identified is that students tend to focus more on the content of the story rather than on writing rules.Keterampilan menulis masih menjadi kendala dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, khususnya dalam penggunaan huruf kapital dan tanda baca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca serta faktor penyebabnya dalam teks cerita siswa kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi tulisan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan umum berupa huruf kapital di awal kata di tengah kalimat, di awal kalimat, dan tanda titik di akhir kalimat masih sering terjadi. Faktor penyebab terjadinya kesalahan tersebut meliputi kurangnya pemahaman siswa terhadap kaidah PUEBI, rendahnya motivasi belajar siswa, kurangnya latihan menulis, serta lingkungan keluarga yang kurang mendukung. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa salah satu penyebab utama terjadinya kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca adalah karena siswa lebih fokus pada isi cerita daripada kaidah penulisan.