Taufik Nor
Program Doktor Administrasi Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH BERLANDASKAN SEMBOYAN TUNTUNG PANDANG Taufik Nor; Aslamiah Aslamiah; Noorhapizah Noorhapizah; Novitawati Novitawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kepemimpinan visioner kepala sekolah yang berlandaskan nilai-nilai lokal Tuntung Pandang dalam pengelolaan sekolah. Tuntung Pandang adalah filosofi budaya Banjar yang mengedepankan nilai kebersamaan, keselarasan, dan tanggung jawab kolektif. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami bagaimana kepala sekolah mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam visi, strategi, dan praktik kepemimpinan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner kepala sekolah berbasis nilai Tuntung Pandang memberikan dampak positif pada peningkatan kinerja guru, motivasi siswa, serta harmonisasi hubungan antarwarga sekolah. Kepala sekolah mampu menginspirasi dan melibatkan seluruh elemen sekolah dalam mencapai visi bersama melalui pendekatan yang inklusif dan kolaboratif. Meskipun demikian, beberapa tantangan teridentifikasi, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya dukungan kebijakan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya literatur kepemimpinan visioner melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal. Secara praktis, penelitian ini menawarkan panduan bagi kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memadukan nilai lokal dengan prinsip kepemimpinan modern untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berdaya saing dan berakar pada budaya. Integrasi nilai-nilai Tuntung Pandang membuktikan relevansinya sebagai strategi yang efektif untuk membangun komunitas sekolah yang harmonis, inovatif, dan berkelanjutan.
KEPEMIMPINAN VISIONER KEPALA SEKOLAH BERLANDASKAN SEMBOYAN TUNTUNG PANDANG Taufik Nor; Aslamiah Aslamiah; Noorhapizah Noorhapizah; Novitawati Novitawati
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i1.22460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kepemimpinan visioner kepala sekolah yang berlandaskan nilai-nilai lokal Tuntung Pandang dalam pengelolaan sekolah. Tuntung Pandang adalah filosofi budaya Banjar yang mengedepankan nilai kebersamaan, keselarasan, dan tanggung jawab kolektif. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk memahami bagaimana kepala sekolah mengintegrasikan nilai-nilai ini ke dalam visi, strategi, dan praktik kepemimpinan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan metode tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner kepala sekolah berbasis nilai Tuntung Pandang memberikan dampak positif pada peningkatan kinerja guru, motivasi siswa, serta harmonisasi hubungan antarwarga sekolah. Kepala sekolah mampu menginspirasi dan melibatkan seluruh elemen sekolah dalam mencapai visi bersama melalui pendekatan yang inklusif dan kolaboratif. Meskipun demikian, beberapa tantangan teridentifikasi, seperti resistensi terhadap perubahan, keterbatasan sumber daya, dan kurangnya dukungan kebijakan eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperkaya literatur kepemimpinan visioner melalui integrasi nilai-nilai budaya lokal. Secara praktis, penelitian ini menawarkan panduan bagi kepala sekolah dan pemangku kepentingan pendidikan dalam memadukan nilai lokal dengan prinsip kepemimpinan modern untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berdaya saing dan berakar pada budaya. Integrasi nilai-nilai Tuntung Pandang membuktikan relevansinya sebagai strategi yang efektif untuk membangun komunitas sekolah yang harmonis, inovatif, dan berkelanjutan.
MENINGKATKAN KAPASITAS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM ADMINISTRASI PENDIDIKAN MODERN Taufik Nor; Ahmad Suriansyah
Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan Al Hadi
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmpd.v6i2.25055

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran krusial dalam administrasi pendidikan modern, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas kepemimpinan kepala sekolah serta mengidentifikasi strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan efektivitas kepemimpinan dalam administrasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan kapasitas kepemimpinan mereka, di antaranya kurangnya pelatihan kepemimpinan yang berkelanjutan, keterbatasan dalam penerapan teknologi administrasi pendidikan, serta resistensi terhadap perubahan dan inovasi dalam manajemen sekolah. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan strategi yang mencakup penguatan pelatihan kepemimpinan secara berkelanjutan, optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam sistem administrasi sekolah, serta peningkatan kolaborasi dengan pemangku kepentingan pendidikan.  Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya dukungan dari pemerintah dan dinas pendidikan dalam menyediakan program pelatihan kepemimpinan yang terstruktur, penyediaan infrastruktur teknologi yang memadai, serta pembentukan ekosistem pendidikan yang lebih kolaboratif. Dengan menerapkan strategi yang tepat, kepala sekolah dapat meningkatkan efektivitas kepemimpinannya dan menciptakan sistem administrasi pendidikan yang lebih inovatif, efisien, dan responsif terhadap perubahan zaman.