Favorita Kurwidaria
Universitas Negeri Sebelas Maret

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Types and Symbolic Meanings of Food in the Cupu Panjala Tradition in Gunungkidul Amanda Pisan Pramesti; Budi Waluyo; Winda Dwi Lestari; Kenfitria Diah Wijayanti; Astiana Ajeng Rahadini; Favorita Kurwidaria; Tya Resta Fitriana; Prima Veronika
Jurnal Lingua Idea Vol 16 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2025.16.2.18386

Abstract

Tradition is one of the customs of society that has been passed down from generation to generation and is still preserved by people who consider that existing methods are the most correct. This research produces types and symbolic meanings of food in the Cupu Panjala Gunungkidul Tradition. This research was analyzed using Roland Barthes' semiotic approach with qualitative descriptive methods. The data that is the object of this research is ubarampe food (offerings) in the Cupu Panjala Tradition. Data sources in this research consist of informants, events and documents. The sampling technique in this research uses a purposive sampling technique to collect the required data. The data collection process in this research was carried out by means of observation, interviews and document analysis. The validity test used in this research uses data source triangulation and theory triangulation. The data analysis technique in this research uses the Miles and Huberman technique which consists of collecting data, reducing data, presenting data, and drawing conclusions. Based on this research, symbolic meaning itself is divided into three, namely denotation, connotation and myth.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Bahasa Jawa Materi Tembang Macapat dengan Pendekatan Deep Learning Chanifatul Munthi Zahriani; Raheni Suhita; Favorita Kurwidaria
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 12 No. 1 (2026): Penulis pada Edisi ini Terdiri dari Enam (6) Negara: Indonesia, Malaysia, Chin
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v12i1.7999

Abstract

Mata pelajaran Bahasa dan Sastra Jawa memegang peran penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional sebagai wahana pelestarian, penanaman nilai, dan pembentukan jati diri kebudayaan lokal Jawa. Salah satu khasanah kekayaan sastra Jawa yang paling bernilai adalah tembang macapat. Sayangnya, pembelajaran tembang macapat kurang diminati murid karena dianggap kuno. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kondisi bahan ajar Tembang Macapat yang digunakan guru, mendeskripsikan kebutuhan guru dan murid pada bahan ajar berbentuk e-modul, menghasilkan produk pengembangan e-modul dengan pendekatan deep learning pada materi tembang macapat dengan karakteristik yang telah ditentukan, dan menguji kelayakannya untuk diterapkan di pembelajaran Bahasa Jawa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang menggunakan model ADDIE. . Adapun tahapan dari model ADDIE adalah  Analiysis (analisis) , Desaign (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi), dan Evaluation (evaluasi). Namun, pada penelitian ini dibatasi hanya sampai tahap ketiga yaitu tahap pengembangan. Berdasarkan hasil analisis kondisi bahan ajar, bahan ajar yang digunakan masih berupa buku konvensional. Hasil analisis kebutuhan guru dan murid menunjukkan bahwa perlu adanya pengembangan e-modul pembelajaran Bahasa Jawa pada materi Tembang Macapat dengan pendekata deep learning. E-modul ini terdiri dari halaman sampul, halaman Pambukaning Atur, daftar isi, identitas pembelajaran, patunjuk penggunaan, peta konsep, asesmen awal, halaman Berkesadaran dan Bermakna, halaman Seneng Maca, LKPD interaktif, lembar refleksi, dan asesmen sumatif. E-Modul yang dihasilkan telah diuji kelayakannya oleh ahli materi, ahli IT, dan ahli bahasa. Nilai masing-masing ahli adalah  89,24%, 84,38%, dan 79,1% yang artinya e-modul yang dikembangkan layak diterapkan di pembelajaran Bahasa Jawa SMP. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa alternatif bahan ajar interaktif berbasis teknologi untuk mata pelajaran Bahasa Jawa terutama pada materi Tembang Macapat. Selain itu, penelitian ini juga memberikan alternatif model pembelajaran dengan menggunakan pendekatan deep learning.