Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Ibu Balita Tentang Diversifikasi Pangan Lokal Telur Kepiting Sebagai PMT Balita Stunting Sa’adah Handayani; Fitriana Rakhimah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/02a6g907

Abstract

Stunting menjadi salah satu permasalahan kesehatan di Indonesia. Seiring bertambahnya jumlah penduduk Indonesia, sumber bahan pangan semakin berkurang, sehingga perlu mengoptimalisasi pemanfaatan bahan pangan terutama yang berprotein tinggi. Asupan protein meningkat 15% seiring dengan perkembangan anak yang cepat. Indonesia merupakan negara maritim terbesar didunia yang mempunyai kekayaaan hayati laut berlimpah dan beraneka ragam. Salah satunya adalah kepiting yang menjadi komoditi ekspor, akan tetapi telur kepiting masih belum dimanfaatkan secara optimal. Selain rasanya creamy, manis dan lumer, telur kepiting mengandung banyak protein dan omega 3 yang dapat dimanfaatkan sebagai PMT balita stunting. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk peningkatan pengetahuan tentang manfaat dan tehnik pengolahan telur kepiting sebagai protein hewani menjadi olahan makanan yang dapat mencegah dan memperbaiki status gizi balita stunting. Kegiatan peningkatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan mengukur seberapa besar pengetahuan ibu tentang stunting, selanjutnya diberikan edukasi mengenai stunting dan pemanfaatan bahan lokal yang tersedia sehingga bernilai ekonomis dan kebermanfaatan bagi permasalahan stunting saat ini. Hasil kegiatan didapatkan terjadi penigkatan pengetahuan dari pengetahuan kurang sebanyak 35% dan sedang 35% (pretest) menjadi pengetahuan baik 70% dan sedang 30% (posttest). Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan tentang ketersediaan bahan lokal telur kepiting sebagai PMT yang bernilai gizi tinggi dalam memperbaiki gizi balita stunting.
Optimalisasi Kelas Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Ketuban Pecah Dini di Puskesmas Jebed Kabupaten Pemalang Resty Himma Muliani; Sa’adah Handayani
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/ms726f74

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat meningkatkan risiko kesakitan dan kematian ibu serta bayi apabila tidak dicegah dan ditangani secara tepat. Optimalisasi Kelas Ibu Hamil menjadi salah satu strategi promotif dan preventif yang berpotensi menurunkan risiko KPD di tingkat pelayanan kesehatan primer. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan partisipasi ibu hamil dalam upaya pencegahan KPD di wilayah kerja Puskesmas Jebed Kabupaten Pemalang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan desain pre–post test tanpa kelompok kontrol dengan melibatkan 20 ibu hamil. Intervensi dilakukan melalui edukasi kesehatan dalam Kelas Ibu Hamil berupa penyuluhan interaktif, diskusi, dan penggunaan media edukatif yang difasilitasi oleh bidan dan kader kesehatan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan rerata skor pengetahuan ibu hamil dari 62,3 ± 8,4 pada pre-test menjadi 84,7 ± 6,9 pada post-test atau meningkat sebesar 35,9%, serta meningkatnya partisipasi dan keaktifan ibu hamil selama kegiatan. Optimalisasi Kelas Ibu Hamil efektif sebagai upaya promotif dan preventif dalam pencegahan KPD serta berpotensi diintegrasikan secara berkelanjutan dalam program kesehatan ibu dan anak di pelayanan kesehatan primer dan direplikasi di wilayah lain.