Juan Pascal
Universitas Negeri Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Media Sosial Instagram Dalam Pengembangan Objek Wisata Nara Kupu Village Depok Juan Pascal; Aan Wasan; Masnur Ali
Journal Olahraga Rekat (Rekreasi Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Objek wisata Nara Kupu Village Depok merupakan salah satu objek wisata yang berada di Citayam, Depok, dengan memiliki konsep sebagai Hidden Gem yang digunakan sebagai tempat agro-eduwisata dengan 3 anak bisnis yaitu Kedai Kebun Nara Kopi, Sayur Kendal, Klinik KJP Nara, serta memiliki daya tarik spesies Rusa sebagai Icon dari objek wisata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana peran media sosial Instagram yang digunakan baik pengelola maupun pengunjung objek wisata Nara Kupu Village Depok terhadap pengembangan objek wisata itu sendiri. Penelitian ini dilakukan di Jl. Garuda 4, RT.1/RW.5, Pasir Putih, Kec.Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat 16519 pada 28 Juni 2023 sampai dengan 4 Juli 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Deskriptif Kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia yang ada ada di dalam kepengurusan Nara Kupu Village Depok yaitu pengelola utama, pengelola Kedai Kebun Nara Kopi dan pengelola PIC Tamu. Pengunjung diambil secara Random Sampling dengan 5 sampai 7 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan triangulasi data dengan pedoman hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Temuan Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat efektifitas media sosial Instagram dari pengelola maupun pengunjung. Selain itu, penelitian ini dapat diketahui secara lengkap mengenai kelebihan tentang konsep edukasi agro-eduwisata, sedangkan kekurangannya yaitu mengenai akses transportasi, sumber daya manusia yang kurang, faktor eksternal seperti curah hujan tingkat tinggi serta media sosial yang dikelola oleh pengelola dan Tim Nara Kupu yang masih kurang spesifik.