Muhammad Tareh Aziz
Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Dan Dakwah Masjid Agung Sunan Ampel

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Buku Ajar Bahasa Arab berdasarkan Prinsip (Studi analisis Buku Bahasa Arab kelas 9) Iva Setyawati; Ervan Shodiq; Muhammad Tareh Aziz
MUMTAZA Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic and Literature Vol 3 No 1 (2023): Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic, and Literature
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Bahasa Arab dan Dakwah Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65799/mumtaza.v3i1.36

Abstract

Buku ajar adalah seperangkat sarana atau alat pembelajaran yang berisikan materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan. Adapun buku ajar Bahasa Arab kelas IX MTs yang telah diterbitkan oleh Kementrian Agama RI sudah layak dikatakan cukup baik untuk diterapkan dan dipelajari oleh siswa. Namun,terdapat sedikit kesalahan dalam penulisan buku ajar tersebut. Maka dengan dilakukannya analisis ini berharap dapat memberi masukan agar dapat memperbaiki cetakan buku ajar yang akan dirilis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan penelitian kepustakaan atau yang disebut penelitian kepustakaan. Dalam analisis ini peneliti menggunakan teknik pengumpulan data analisis isi atau yang sering disebut “Analisis Isi”. Adapun hasil dari penelitian ini adalah Buku ajar Bahasa arab ini mencantumkan kompetensi dasar,kompetensi inti,indikator namun tidak mencamtumkan standar kelulusan. Materi yang ada dalam buku Bahasa Arab kelas 9 ini terdapat enam bab. Namun peneliti hanya menganalisis materi pada semester pertama, yaitu : pertama رأس السنة الهجرية  yang kedua الحفل بموليد الرسول ص.م  yang ketiga نزول القران و العيدان . Dalam prinsip relevansi,buku ajar Bahasa arab kelas 9 ini materinya sudah relevan dengan kompetensi dasar, namun ada beberapa materi yang kurang relevan yaitu pada tema pertama dan tema kedua. Ada juga materi yang sudah relevan namun ada kekurangan dalam materi tersebut pada setiap tema. Dalam prinsip konsistensi buku ajar Bahasa arab kelas 9 ini sudah konsisten mulai dari bab awal sampai dengan bab tiga. Pada prinsip kecukupan,materi mulai bab awal sampai dengan bab tiga sudah mencukupi. Karena,materi sudah mengandung apa saja yang ada di kompetensi dasar.
Pendekatan Struktural dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren Nurul Huda Surabaya Muhammad Tareh Aziz; Ummi Sholehawati; Mufarrohah; Hosnan
MUMTAZA Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic and Literature Vol 3 No 1 (2023): Mumtaza: Journal of Arabic Teaching, Arabic Linguistic, and Literature
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab Sekolah Tinggi Bahasa Arab dan Dakwah Masjid Agung Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65799/mumtaza.v3i1.54

Abstract

There are various assumptions about the Arabic language, including assumptions that consider Arabic as a habit, there are those who regard Arabic as a communication system that is basically spoken, and there are those who consider Arabic as a set of rules, norms and rules. The Structural Approach at Nurul Huda Islamic Boarding School is an approach to language learning which is based on the assumption that language is a rule. On the basis of this assumption arises the thought that language learning must prioritize mastery of language rules or grammar. Therefore, language learning needs to focus on knowledge of language structure which is included in phonology, morphology, and syntax. The approach in this study was to use a qualitative approach with an enthographic research type and the data collection method was to conduct direct interviews in the field with one of the administrators of the Nurul Huda Islamic Boarding School Foundation. The learning of Arabic at the Nurul Huda Islamic Boarding School can be divided into two parts, namely (1) Learning Arabic Grammar (Nahwu and Sharaf) and (2) Learning Arabic Muhadatsah. In learning Arabic grammar at Islamic boarding schools, it is intended for students who have already received education in junior high and high school because at this age the students are well-established to read, recite and translate Arabic.