Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REFLEKSI RAKORNAS BAN-PDM 2024: MEMPERKUAT SINERGI DAN TATA KELOLA AKREDITASI PENDIDIKAN Syamsul Hadi; M.Arzani
Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): July 2025 Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tahap II yang dilaksanakan oleh BAN-PDM dan perwakilan BAN-PDM Provinsi tahun 2024 menjadi wahana strategis untuk mengevaluasi capaian akreditasi serta memperkuat kolaborasi antar lembaga. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari di Bali ini melibatkan 34 perwakilan provinsi dan membahas implementasi instrumen akreditasi 2024, realisasi anggaran, serta penetapan arah kebijakan akreditasi tahun 2025. Metode pelaksanaan kegiatan ini mencakup sidang pleno, diskusi kelompok, dan sesi reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan sinergi kelembagaan, identifikasi tantangan pelaksanaan akreditasi, serta rumusan tindak lanjut untuk memperkuat mutu pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk merefleksikan dinamika pelaksanaan Rakornas dan menguraikan temuan-temuan yang relevan dalam konteks penguatan tata kelola akreditasi di Indonesia.
Kolaborasi Strategis Pasca-Akreditasi: Upaya Peningkatan Mutu Berkelanjutan Satuan Pendidikan Di Kabupaten Sumbawa M.Arzani
Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): Desember 2025 Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurnal Sistem Informasi Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan kemitraan fase pasca-akreditasi bertujuan untuk menindaklanjuti rekomendasi hasil akreditasi guna memastikan peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan di Kabupaten Sumbawa. Fokus utama kegiatan ini adalah membangun sinergi antara BAN-PDM Provinsi NTB dengan pemangku kepentingan daerah untuk mendiseminasikan hasil akreditasi dan mendorong pemanfaatan rekomendasi sebagai acuan pembinaan. Metode yang digunakan adalah koordinasi intensif, diskusi terarah (FGD), dan evaluasi bersama dengan Dinas Pendidikan serta organisasi mitra di tingkat kabupaten. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya komitmen bersama dalam pemanfaatan data akreditasi untuk alokasi sumber daya dan intervensi program bagi satuan pendidikan yang masih memiliki nilai rendah. Kesimpulan dari pengabdian ini adalah kemitraan pasca-akreditasi efektif dalam memperpendek kesenjangan komunikasi antara pemberi rekomendasi dengan pelaksana kebijakan di daerah, sehingga penjaminan mutu pendidikan dapat dilakukan secara terukur dan kolaboratif.