Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Edukasi Clean and Healthy Life Pada Anak Usia Sekolah dengan “JAHAT” Jajanan Sehat Dwi Astri Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 1 No. 1 (2022): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makanan jajanan memegang peranan yang cukup penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi lain bagi anak-anak usia sekolah. Konsumsi makanan jajanan anak sekolah perlu diperhatikan karena aktivitas anak yang tinggi. Konsumsi makanan jajanan anak diharapkan dapat memberikan kontribusi energi dan zat gizi lain yang berguna untuk pertumbuhan anak. Berdasarkan survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), lebih dari 99% anak mengkonsumsi jajanan saat di sekolah. Tingginya persentase anak yang mengkonsumsi jajanan memungkinkan risiko terjadinya masalah kesehatan pada anak menjadi lebih besar. Metode yang di gunakan dalam pendekatan Advokasi di lakukan dengan satu tahap, yakni pemberian edukasi kepada anak usia sekolah tentang pentingnya memilih jajanan sehat dengan di sertai pendampingan oleh fasilitator. Kegiatan penyuluhan terkait jajanan sehat ini mendapatkan respon positif dari tuan rumah dan masyarakat sekitar. Konsumsi makanan jajanan anak sekolah perlu diperhatikan karena aktivitas anak yang tinggi.
PENDIDIKAN KESEHATAN JIWA TENTANG DEPRESI PADA MASYARAKAT WILAYAH PUSKESMAS KARANG ASAM SAMARINDA Dwi Astri Andriani; Milkhatun; Nur Ariska Meritama Meritama; Faramita Kumala Sari; Friska Meirina Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/591628

Abstract

Abstract. Depressive disorder or depression is a common mental health condition and can be experienced by anyone. This condition is characterized by a low mood or loss of pleasure or interest in a particular activity over a long period of time. Depression is different from the usual mood swings and everyday feelings. Objective: To provide knowledge and understanding of early detection of depression in people in the working area of the Karang Asam Samarinda Health Center. The method used in this Health Education is the lecture method and filling out pre and post tests using the Dass 21 questionnaire and discussions using leaflet media containing materials about depression. This Health Education activity was attended by 15 respondents who visited the Karang Asam Samarinda Health Center. The results obtained from the counseling pre-test showed that several respondents experienced very severe depressive disorder (13.3%), severe depressive disorder (20%), and moderate depressive disorder (66,7 %).With an average of 3.47 and post-test counseling, several respondents were found with severe depressive disorder (13.3%), moderate depressive disorder (66.7%) and mild depressive disorder (20%). Conclusion This Health Education activity provides the benefit of increasing understanding in the early detection of risks and symptoms as well as the prevention of depression
PEDULI KESEHATAN MENTAL: MENGENAL DAN MENGATASI DEPRESI BERSAMA Milkhatun; Dwi Astri Andriani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu, namun saat ini masih banyak dari masyarakat yang belum memahami tentang depresi sebagai salah satu gangguan mental yang umum terjadi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang depresi melalui edukasi interaktif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Karang Asam, Samarinda. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2025 di wilayah kerja Puskesmas Karang Asam, Samarinda. dimana pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, serta media leaflet sebagai penyampaian materi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 16 orang, mayoritas berusia dewasa awal (87,5%) dan didominasi oleh perempuan (68,8%). Hasil pre-test menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan yang kurang (56,2%), namun setelah penyuluhan, terjadi peningkatan signifikan, dengan 62,5% peserta memiliki pengetahuan baik. Penyuluhan ini menunjukkan bahwa metode edukasi singkat dan interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang depresi, termasuk gejala, penyebab, dan cara penanggulangannya. Dukungan sosial, diskusi kelompok, dan ruang berbagi pengalaman juga turut memperkuat efektivitas program ini. Hasil ini menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan program penyuluhan kesehatan mental secara berkelanjutan dan kolaboratif guna menciptakan masyarakat yang lebih peduli terhadap isu kesehatan mental, khususnya depresi.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS FOOT MASSAGE DENGAN MINYAK BAWANG DAYAK DAN MINYAK ZAITUN TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI URGENSI: CASE REPORT Dwi Astri Andriani; Misbah Nurjannah; Maridi M Dirdjo; Andri Praja Satria; Eko Deddy Novianto; Fenny Tianda
JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU Vol 14 No 1 (2026): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH BENGKULU
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jkmb.v14i1.10372

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang sering disebut sebagai silent killer karena sering tidak menimbulkan gejala namun berisiko menyebabkan komplikasi serius. Pada kondisi hipertensi urgensi, diperlukan penanganan yang cepat dan efektif. Terapi nonfarmakologis seperti foot massage dengan penggunaan minyak alami dapat menjadi terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas foot massage menggunakan minyak bawang Dayak dan minyak zaitun terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi urgensi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada empat pasien hipertensi urgensi di instalasi gawat darurat. Dua pasien diberikan intervensi foot massage menggunakan minyak bawang Dayak (kelompok intervensi) dan dua pasien menggunakan minyak zaitun (kelompok kontrol). Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah intervensi selama 15 menit menggunakan tensimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh pasien mengalami penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik setelah dilakukan intervensi. Penurunan tekanan darah lebih signifikan terjadi pada kelompok yang menggunakan minyak bawang Dayak dibandingkan dengan minyak zaitun. Foot massage efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi urgensi. Penggunaan minyak bawang Dayak lebih efektif dibandingkan minyak zaitun, sehingga berpotensi menjadi terapi komplementer dalam penatalaksanaan hipertensi.
Literatur Review: Pengaruh Program Edukasi Gaya Hidup Sehat terhadap Tekanan Darah pada Masyarakat Berisiko Hipertensi Dwi Astri Andriani; Fitriatata Alvina; Salma Dewanty Pazlah; Romadhona Rusdi Ambar Sari; Tiara Angela; Oktaviana Ratih; Qurata Ayuni; Nurul Huda; Muhammad Sofhian Nur; Indri Amalia Hediningtyas; Deby Krisna Yuwanda; Ulfatul Muflihah
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1311

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka morbiditas dan mortalitas tinggi di Indonesia. Gaya hidup tidak sehat seperti konsumsi garam berlebih, kurang aktivitas fisik, stres, dan merokok menjadi faktor risiko utama. Edukasi gaya hidup sehat berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan literatur review pada pengaruh edukasi gaya hidup sehat terhadap tekanan darah dan perilaku masyarakat berisiko hipertensi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan sistematis naratif melalui pencarian artikel di Google Scholar dan PubMed periode 2021–2025 menggunakan kata kunci “edukasi kesehatan hipertensi”, “healthy lifestyle”, dan “health education hypertension”. Didapatkan data sekitar 6.760 artikel dari Google Scholar dan 10.780  artikel dari PubMed dengan rentang waktu 2021-2025. Sebelas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara sistematis. Hasil telaah menunjukkan bahwa program edukasi berbasis komunitas dan penggunaan media seperti audiovisual serta booklet efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku sehat masyarakat. Kombinasi edukasi dengan terapi komplementer juga terbukti membantu pengendalian tekanan darah. Keberhasilan program dipengaruhi oleh strategi penyampaian, keterlibatan masyarakat, dan keberlanjutan kegiatan. Kesimpulannya, edukasi gaya hidup sehat merupakan intervensi efektif dalam pencegahan dan pengendalian hipertensi, terutama jika dikembangkan secara berkelanjutan melalui pendekatan komunitas dan teknologi digital.  
Deteksi Dini Kesehatan, Persiapan Komunikasi Bahasa Inggris dan Kemampuan Manasik Calon Jamaah Umroh di Samarinda: Early Health Detection, English Communication Preparation, and Manasik Skills of Prospective Umrah Pilgrims in Samarinda Nur Fithriyanti Imamah; Khusnul Khatimah; Fuad Fansuri; Dwi Astri Andriani; Romadhona Rusdi Ambar Sari; Nurul Huda
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 7 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i7.12243

Abstract

Umrah is a series of rites performed in worship of the holy city of Mecca. Manasik preparation is the best preparation. Umrah is also a means of communicating with foreign citizens engaged in the same activities. The density of activities carried out quickly requires optimal health conditions for prospective Umrah pilgrims. Community service activities, carried out in the form of early detection of prospective pilgrims' health, have been conducted to identify the various possible diseases they may experience. Other activities were English communication training and a demonstration of Manasik. The activities were carried out by conducting health checks consisting of blood pressure, uric acid, blood sugar, and cholesterol. The activities were attended by the majority of female pilgrims, with an average age of 40 years, a systolic blood pressure of 121.5 mmHg, and a diastolic blood pressure of 85.75 mmHg. Additional results from blood component examinations showed that the highest abnormal blood sugar value was 457 mg/dL. Participants' English-speaking ability is expected to increase after receiving intensive training before departure. Participants' knowledge of Umrah rituals is limited because they were not exposed to how to perform them in the appropriate sequence beforehand. Community service activities are considered to build knowledge of health issues, manasik, and English communication skills during travel. Further detection during worship activities, more intensive practice in speaking English, and repetition of manasic material will help prospective Umrah pilgrims be better prepared overall.