Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SKRINING STATUS GIZI PADA BALITA MELALUI PENGUKURAN BERAT BADAN MENURUT UMUR DI POSYANDU KELURAHAN MOJO KOTA SURAKARTA Emma Anastya; Fresthy Astrika Yunita; Kanthi Suratih; Cahyaning Setyo Hutomo; Anis Laela Megasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa kanak-kanak adalah masa kehidupan yang penting dan harus serius diperhatikan. Masalah kekurangan gizi terutama di negara berkembang masih perlu mendapatkan perhatian. Masalah yang sering dialami pada anak diantaranya; underweight, stunting, wasting, serta defisiensi mikronutrien. Pemantauan status gizi balita menjadi penting untuk selalu dilakukan. Berkaitan dengan tugas kader dalam pemantauan status gizi, seorang kader seyogyanya mampu melakukan pengukuran antropometri pada anak. Pengukuran antropometri pada bayi dan anak usia dini meliputi, pengukuran tinggi badan oleh tenaga kesehatan dengan dibantu kader serta penimbangan berat badan, dan penentuan status pertumbuhan oleh kader. Antropometri adalah suatu metode yang digunakan untuk menilai ukuran, proporsi, dan komposisi tubuh manusia. Salah satu parameter yang digunakan sebagai standar antopometri yakni Berat Badan menurut Umur (BB/U). Dari hasil penimbangan berat badan pada 54 balita dengan rentang umur 12 hari sampai dengan 52 bulan di Kelurahan Mojo Kota Surakarta, yang kemudian diplotkan kedalam grafik BB/U dengan menggunakan Standar Antropometri Anak di Indonesia yang mengacu pada WHO Child Growth Standards, didapatkan 3 anak dengan status gizi kurang (underweight). Dampak status gizi kurang pada anak bila tidak tertangani akan dapat menurunkan angka produktivitas dalam jangka Panjang.