Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Simulasi Simulasi Pertolongan Pertama Pingsan pada Mahasiswa Korps Sukarela (KSR): Simulasi Pertolongan Pertama Pingsan pada Mahasiswa Korps Sukarela (KSR) Misbah Nurjannah; Putri Agustin Nila Sari; Dwi Widyastuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnalpkm.org
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Pingsan dapat terjadi pada semua usia. Pingsan dapat disebabkan oleh kondisi dehidrasi, hipoglikemi, cuaca yang ekstrem, tekanan emosi dan indikasi penyakit tertentu. Pingsan yang dialami bukan karena suatu penyakit akan kembali normal setelah diberikan penanganan, akan tetapi apabila pingsan terjadi akibat proses suatu penyakit maka akan menjadi lebih sulit. Kondisi pingsan banyak terjadi di masyarakat, tanpa adanya tenaga kesehatan. Masyarakat yang bersama korban adalah anggota keluarga atau orang terdekat korban. Masyarakat sebagai pemberi pertolongan pertama, perlu pengetahuan yang cukup dalam memberikan pertolongan awal pada pingsan, agar tindakan yang diberikan sesuai dan dan dapat membantu mengurangi resiko cedera yang lebih serius. Pengetahuan tidak hanya diberikan melalui pendidikan Kesehatan, tetapi juga diberikan melalui simulasi agar lebih efektif.
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PENCEGAHAN DAN PERTOLONGAN PERTAMA HIPOGLIKEMIA PADA KASUS DIABETES MELITUS DI MASYARAKAT Misbah Nurjannah; Zulmah Astuti; Andi Aprilya Anggryani; Alia Wardani; Annisa Natasya Putri; Hanisa Juliani; Fathir Bayu Pratama; Melly Amanda; Muhammad Abiy Arhab Syamsuri; Nadila Rahmawati; Neti Nurjanah; Nurfadilah Arman; Prascha Alia Cristina; Salsabila Noor Aisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/621470

Abstract

Hipoglikemia merupakan komplikasi akut Diabetes Melitus (DM) yang berisiko fatal jika tidak ditangani segera, sementara pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pertolongan pertamanya masih rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga RT 31, Sempaja Selatan, melalui pendidikan kesehatan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, simulasi, serta pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dengan rata- rata nilai dari 25 menjadi 74,17. Seluruh peserta juga memberikan tanggapan positif terhadap materi dan metode. Kegiatan ini efektif meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi hipoglikemia pada penderita DM.