Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

FREE HEALTH CHECK ACTIVITY PROGRAM IN SAMARINDA ILIR DISTRICT, SAMARINDA CITY Iskandar Iskandar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 1 (2025): Pengabdian Berbasis Dampak I: Melampaui Batas Teori ke Aksi Nyata
Publisher : Open Edutech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63183/jpn.v4i1.141

Abstract

Free health check-up is one component of community service activities carried out in Samarinda Ilir District which aims to increase public understanding of the importance of carrying out routine health checks to detect non-communicable diseases. This activity was attended by 77 participants, who underwent blood pressure and blood sugar checks. The results showed that the participants were very enthusiastic about following this health check-up in an orderly manner, the results of the health check-up were half of the participants did not have hypertension, 50 people (64.9%), while 27 people (35.1%) had hypertension and half of the participants had blood sugar <100 - 125 mg / dl, 61 people (79.2%), while 16 people (20.8%) had blood sugar ˃ 126 mg / dl. Based on the results of this health check-up, it can be concluded that it increases public understanding to carry out regular health checks to detect non-communicable diseases
ANALISIS TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SMK NEGERI 20 SAMARINDA : ANALISIS TINGKAT KETERAMPILAN TEKNIK DASAR TENDANGAN SABIT PENCAK SILAT PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SMK NEGERI 20 SAMARINDA Iskandar Iskandar; Rusdy Dwi Fuadzin
CENDIKIA Vol 9 No 1 (2025): Desember : Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v9i1.330

Abstract

Pendahuluan : Tendangan sabit merupakan teknik tendangan yang paling sering digunakan oleh pesilat dalam bertanding khususnya pada kategori tarung, karena tendangan ini sangat simple dan efisien digunakan dalam menyerang maupun bertahan. Tendangan sabit akan lebih berpotensi dalam menghasilkan poin atau angka yang lebih jelas dan telak dibandingkan dengan serangan lainnya. Tujuan : Menganalisis tingkat keterampilan teknik dasar tendangan sabit pencak silat pada siswa ekstrakurikuler SMK Negeri 20 Samarinda Tahun Pelajaran 2024/2025. Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini deskriptif, sampel penelitian yaitu peserta ekstrakurikuler pencak silat di SMK NEGERI 20 Samarinda 30 orang Teknik pengumpulan data dengan teknik suvey. Hasil : Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden setengah dari responden melakukan tendangan sabit kaki kanan sebanyak 15 orang (50%) berada pada kategori cukup, sedangkan tendangan sabit kaki kiri sebagian besar dari responden sebanyak 16 orang (53,3%) berada pada kategori cukup. Hasil rata-rata keterampilan tendangan sabit kaki kanan siswa peserta ekstrakurikuler pencak silat bearada di 71% berada pada kategori cukup sedangkan tendangan sabit kiri siswa peserta ekstrakurikuler pencak silat berada di 68% berada pada kategori cukup. Kesimpulan : Bahwa tendangan sabit kaki kanan lebih baik dari pada tendangan sabit kaki kiri.
ANALISIS TINGKAT KETERAMPILAN PUKULAN SMASH FOREHAND DAN BACKHAND DALAM PERMAINAN TENIS MEJA PADA SISWA SMA NEGERI 2 TENGGARONG TAHUN PELAJARAN 2025/2026 Iskandar Iskandar
CENDIKIA Vol 9 No 2 (2026): Cendekia : Jurnal Pendidikan dan Pengajaran
Publisher : IKIP PGRI KALIMANTAN TIMUR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65708/cendekia.v9i2.353

Abstract

Pendahuluan : Setiap siswa untuk dapat mencapai hasil yang maksimal diperlukan penerapan menguasai teknik untuk mengembangkan atau meningkatkan kemampuan bermain tenis meja, maka harus mampu melakukan dan menguasai teknik yang sesuai dengan tuntutan yang ada dalam tenis meja. Tujuan : untuk mengetahui tingkat keterampilan pukulan smash forehand dan backhand dalam permainan tenis meja pada siswa SMA Negeri 2 Tenggarong Tahun Pelajaran 2025/2026. Metode : metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui tes keterampilan smash forehand dan backhand. Sampel pada penelitian ini adalah siswa laki-laki kelas XI yang berjumlah 30 orang, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probality sampling. Hasil : Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa dari 30 responden setengah responden berada pada kategori baik sebanyak 10 siswa (33,33%), hal ini menunjukkan bahwa siswa sudah memiliki kemampuan yang baik sekali dalam melakukan smash forehand. Smash backhand sendiri hampir setengah responden berada pada kategori cukup sebanyak 12 siswa (40%), hal ini menunjukkan bahwa siswa masih cukup memiliki kemampuan dalam melakukan smash Backhand. Kesimpulan : bahwa keterampilan smash forehand siswa lebih baik dibandingkan dengan smash backhand di lihat dari nilai rata-rata. Kata Kunci : Smash Forehand, Smash Backhand, Tenis Meja