Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Reformasi Pendidikan Islam Dalam Pemikiran Muhammad Abduh Dan Relevansinya Terhadap Sistem Pendidikan Modern Aqilla Alzahra; Nur Apriyanto
IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol 1 No 03 (2025): IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi pendidikan Islam menjadi isu penting dalam menghadapi tantangan modernisasi dan globalisasi. Pemikiran Muhammad Abduh (1849–1905) menjadi rujukan utama dalam mengembangkan sistem pendidikan Islam yang adaptif, rasional, dan holistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gagasan Abduh terkait modernisasi kurikulum, metode pengajaran, pembentukan akhlak, serta integrasi ilmu agama dan ilmu modern, serta relevansinya terhadap pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur, menganalisis karya-karya Abduh serta kajian-kajian relevan mengenai pendidikan Islam modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Abduh menekankan kurikulum yang seimbang antara ilmu agama dan umum, metode pembelajaran aktif untuk menumbuhkan kreativitas dan rasa percaya diri peserta didik, serta pembentukan akhlak melalui teladan guru dan pembiasaan nilai-nilai moral. Pemikiran Abduh relevan untuk konteks pendidikan modern di Indonesia, karena mampu menjadi pedoman strategis dalam merancang kurikulum adaptif, inovatif, dan integratif, sehingga menghasilkan generasi yang kompeten, kreatif, berkarakter, dan beridentitas keislaman kuat. Kesimpulannya, gagasan Abduh menegaskan pentingnya pendidikan Islam yang modern, inklusif, dan mampu menjawab tantangan global tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.
Pemikiran Pendidikan Imam Muhammad Abduh Dan Peranannya Dalam Pembaruan Sistem Pendidikan Islam Anida Haya fadhila; Nur Apriyanto
Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol. 2 No. 01 (2026): IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imam Muhammad Abduh adalah salah satu tokoh penting dalam reformasi Islam yang memberikan dampak besar terhadap perkembangan pemikiran pendidikan Islam di akhir abad ke19 dan awal abad ke 20. Gagasan pendidikannya muncul sebagai reaksi terhadap kemunduran umat Islam yang disebabkan oleh stagnasi pemikiran, taqlid yang tidak kritis, serta sistem pendidikan tradisional yang tidak mampu mengikuti perubahan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran pendidikan Imam Muhammad Abduh dan kontribusinya dalam mereformasi sistem pendidikan Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan menganalisis karya-karya Abduh serta tulisan-tulisan terkait. Temuan dari kajian ini menunjukkan bahwa Abduh menekankan pentingnya penggabungan antara ilmu agama dan ilmu rasional, pengembangan akal sebagai cara untuk memahami ajaran Islam, serta pembaruan dalam kurikulum dan metode pengajaran. Ia juga mendorong perkembangan lembaga pendidikan Islam, terutama Al-Azhar, agar mampu menghasilkan generasi Muslim yang berpikir rasional, progresif, dan berakhlak baik. Pemikiran pendidikan Imam Muhammad Abduh memiliki dampak yang besar terhadap reformasi pendidikan Islam di kalangan umat Muslim dan tetap relevan untuk menghadapi tantangan pendidikan masa kini.
ARUS PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM DI NUSANTARA: ANALISIS KONTRIBUSI KRITIS PARA PEMIKIR PENDIDIKAN ISLAM INDONESIA ERA MODERN Nur Lailiyah Ramadhani; Silan Hiffi Rahmadani; Nur Apriyanto; Ririn Dwi Wiresti
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1405

Abstract

This study aims to analyze Islamic education reform in the Indonesian archipelago and the contributions of Indonesian Islamic educational thought in responding to social change and modern challenges. Using a qualitative library research approach, data were collected from relevant books and scholarly articles and analyzed through content and comparative analysis. The findings indicate that Islamic education reform has developed gradually through a dialectical process between the preservation of classical traditions and the demands of modernity, reflected in institutional reform, the integration of religious and general sciences, and the reconstruction of educational paradigms. Indonesian Islamic educational thought demonstrates a continuous reform trajectory, moving from the reinforcement of moral values toward systemic reform and epistemological integration grounded in Islamic principles. The novelty of this study lies in its positioning of Islamic education reform as an evolutionary and complementary process rather than a dichotomy between tradition and modernity, highlighting its relevance for developing an integrative, moderate, and globally adaptive Islamic education framework.
RELEVANSI PEMBARUAN PENDIDIKAN ISLAM MUHAMMAD ABDUH TERHADAP TANTANGAN MODERASI BERAGAMA DALAM PEMBELAJARAN PAI Yesi Yesi; Khairinnisa Zahrawani; Nur Apriyanto; Ririn Dwi Wiresti
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 1 (2026): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i1.1977

Abstract

Although studies on the reform of Islamic educational thought have been widely conducted, research that specifically examines the relevance of the ideas of Muhammad Abduh for the development of Islamic Religious Education (PAI) learning in the digital era remains limited. This study aims to analyze the epistemological concept of Islamic education proposed by Abduh and explore its relevance in constructing an integrative, moderate, and contextual model of PAI learning. This research employs a qualitative approach using a library research method. Primary data sources are derived from Abduh’s works, such as Risalah al-Tauhid and Tafsir al-Manar, while secondary sources include books and scholarly articles discussing Islamic educational thought and religious moderation. Data were collected through documentation techniques and analyzed using a descriptive-analytical approach, involving stages of concept identification, interpretation, and conceptual synthesis. The findings reveal that Abduh’s epistemology of Islamic education emphasizes the integration of reason and revelation as the primary foundation for the development of knowledge. This integration produces an educational paradigm that balances rationality, spirituality, and moral values in the learning process. Furthermore, the concept of religious moderation embedded in his thought provides a significant foundation for building inclusive and dialogical Islamic education.