Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Maqashid Qur'anic Verses on Tolerance and Conflict Resolution Alfa Handi Hidayah; Muhammad Naufal Ashshiddieqi; M Hammam Fadlurahman
Bulletin of Islamic Research Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : Educational Foundation for Qur'anic Exegesis and Hadith Studies (Yayasan Pendidikan Tafsir Hadis)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69526/bir.v3i3.368

Abstract

Indonesia as a multicultural country often faces challenges in maintaining religious harmony. Conflicts between religious communities are often triggered by misunderstandings, fanaticism, and a lack of understanding of the teachings of tolerance in the Qur'an. This research aims to identify the verses of the Qur'an that contain the values of tolerance by analyzing the maqashid of these verses, then examining their implementation in conflict resolution. This research uses a qualitative method based on literature studies, this research examines verses such as QS. al-Hujurat: 13, QS. al-Baqarah: 256, and QS. al-An'am: 108 to explore the main message contained in the verse. The results of the study show that the Qur'an encourages mutual knowledge, religious freedom, and ethics in dialogue between religious communities. The maqashid of these verses emphasizes the importance of safeguarding religion, the soul, and the honor of man. The contextual application of the Qur'an's values of tolerance can be an effective strategy in preventing conflict and building a harmonious life in the midst of diversity.
Epistemologi Qanun Jinayat Aceh dalam Konstruksi Hukum Pidana Islam Indonesia Alfa Handi Hidayah
Qonuni: Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam Vol. 5 No. 01 (2025): Qonuni: Jurnal Hukum dan Pengkajian Islam
Publisher : Prodi Ahwal Asy Syahsiyah, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59833/re8jgq72

Abstract

Penelitian ini membahas epistemologi qanun jinayat Aceh dalam konstruksi hukum pidana Islam di Indonesia. Fokus utama penelitian diarahkan pada sumber epistemologi, metode istinbath hukum, serta posisi qanun jinayat dalam sistem hukum nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan pendekatan filosofis. Sumber primer penelitian berupa Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat, sedangkan sumber sekundernya berasal dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa qanun jinayat dibangun atas perpaduan antara sumber normatif Islam berupa al-Qur’an, hadis, ijma’, dan fikih klasik dengan kondisi sosial, budaya, dan politik masyarakat Aceh. Metode istinbath hukum yang digunakan tidak hanya berorientasi pada teks keagamaan, tetapi juga mempertimbangkan adat lokal, kemaslahatan, serta konteks modernitas dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Selain itu, pembentukan qanun jinayat dipengaruhi oleh dinamika sosial politik Aceh, terutama pascakonflik dan pascatsunami yang memperkuat tuntutan penerapan syariat Islam melalui otonomi khusus. Dalam sistem hukum nasional, qanun jinayat memiliki posisi sebagai bagian dari peraturan daerah yang bersifat khusus dan menjadi bentuk integrasi antara hukum Islam dengan hukum nasional Indonesia. Dengan demikian, qanun jinayat mencerminkan konstruksi hukum pidana Islam yang kontekstual, adaptif, dan berbasis identitas keislaman masyarakat Aceh.