This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Muhammad Zulfa Alfaruqy
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Mr. Sunario, Kampus Undip Tembalang, Semarang, Indonesia, 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA RELASI ORANG TUA-ANAK: STUDI INTERPRETATIVE PHENOMENOLOGICAL ANALYSIS PADA MAHASISWI TINGKAT AKHIR YANG BEKERJA Zulva Ramadhanty; Muhammad Zulfa Alfaruqy
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 4, Tahun 2025 (Agustus 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.41027

Abstract

Dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penunjang keberhasilan mahasiswi tingkat akhir yang bekerja. Tidak hanya aspek dukungan, aspek konflik maupun kekuasaan yang mewarnai relasi orang tua dengan mahasiswi tingkat akhir yang bekerja penting untuk diungkap karena berkaitan dengan proses menjalankan peran. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika relasi orang tua-anak pada mahasiswi tingkat akhir yang bekerja. Partisipan penelitian dipilih menggunakan teknik purposive dengan kriteria mahasiswi tingkat akhir, bekerja, merupakan anak pertama. Pengambilan data dilakukan dengan metode in-depth interview semi terstruktur serta teknik analisis data menggunakan interpretative phenomenological analysis (IPA). Penelitian ini menghasilkan tiga tema induk, yaitu relasi orang-tua anak sebelum bekerja yang mengungkap dependensi finansial dengan ayah dan kehangatan relasi dengan ibu; dinamika menjalani peran ganda yang mengungkap dorongan internal bekerja, persepsi tuntutan finansial keluarga, konflik dengan orang tua selama bekerja, dan dampak positif pada soft skill dan finansial; relasi orang tua-anak setelah bekerja yang mengungkap berkurangnya dependensi finansial dengan ayah, kehangatan relasi yang konstan dengan ibu, perhatian yang diinginkan, dan makna relasi positif; serta satu tema khusus yaitu ketidakterbukaan diri. Penelitian ini berimplikasi pada urgensi untuk menciptakan komunikasi dua arah antara orang tua dengan mahasiswi tingkat akhir yang bekerja, sehingga mampu menghasilkan relasi yang harmonis.