This Author published in this journals
All Journal Jurnal EMPATI
Endang Sri Indrawati
Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, S.H. Tembalang, Semarang, 50275

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA KONFORMITAS TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU KONSUMTIF TERHADAP MERCHANDISE PADA ANGGOTA KOMUNITAS CARAT DI KOTA SEMARANG Vika Fitri Andini; Endang Sri Indrawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 2, Tahun 2025 (April 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.38194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif terhadap merchandise pada anggota komunitas carat di Kota Semarang. Perilaku konsumtif adalah kegiatan individu ketika membeli barang atau jasa yang terlalu berlebihan tanpa dipikirkan secara rasional, untuk memenuhi kepuasan maksimal dalam diri. Konformitas teman sebaya adalah sikap individu yang dipengaruhi oleh teman sebaya agar perilaku dan kepercayaannya sama serta identik dengan lingkungan teman sebaya, sehingga sesuai dengan standar kelompok teman sebaya yang diikutinya. Sampel penelitian sebanyak 161 anggota komunitas carat di Kota Semarang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah Skala Konformitas Teman Sebaya (27 aitem, α = 0,894) dan Skala Perilaku Konsumtif terhadap merchandise (27 aitem, α = 0,929). Berdasarkan analisis data menggunakan analisis regresi dapat diketahui bahwa koefisien korelasi sebesar rxy = 0,219 dengan tingkat signifikansi sebesar p=0,005 (p<0,05). Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara konformitas teman sebaya dengan perilaku konsumtif terhadap merchandise pada anggota komunitas carat di Kota Semarang. Sumbangan efektif konformitas teman sebaya terhadap perilaku konsumtif terhadap merchandise sebesar 4,8%, sedangkan sisanya adalah faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.