Winda Mulia
Akademi Teknik Biak

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM REPLIKASI DATA ASINKRONUS UNTUK PENDATAAN UMAT KATOLIK DI DAERAH TERPENCIL (STUDI KASUS: KEUSKUPAN TIMIKA) Mario A. A. Gobel; Winda Mulia
Jurnal Teknologi Informasi Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Teknologi Informasi
Publisher : LPPM USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jti.v13i2.1615

Abstract

Penelitian ini bertujuan merancang sistem replikasi data asinkronus untuk mengatasi tantangan pendataan umat Katolik di wilayah dengan infrastruktur komunikasi terbatas, dengan studi kasus di Keuskupan Timika, Papua. Latar belakang penelitian didasari oleh kondisi geografis sulit, keterbatasan konektivitas internet, dan variasi literasi digital petugas pelayanan yang menghambat sistem pendataan konvensional berbasis online. Metode penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research Methodology dengan pengumpulan kebutuhan melalui observasi dan wawancara terhadap stakeholder di tingkat keuskupan, paroki, dan stasi. Perancangan sistem dengan arsitektur tiga lapis: perangkat mobile di tingkat stasi untuk pengumpulan data offline, aplikasi desktop di tingkat paroki sebagai aggregation point, dan server pusat di keuskupan. Hasil perancangan sistem menggunakan perancangan arsitektur sistem, Use Case Diagram, Sequence Diagram, Entity Relationship Diagram. Perancangan sistem ini untuk mengakomodasi kebutuhan data umat mencakup biodata, informasi sakramental, dan kondisi ekonomi keluarga. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perancangan ini sangat reliable untuk dapat diterapkan untuk digunakan sebagai solusi atas kebutuhan pendataan umat Katolik Keuskupan Timika yang ketat namun memiliki wilayah pelayanan dengan kondisi geografis sulit, keterbatasan konektivitas internet dan keterbatasan kemampuan petugas pelayanan. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pola desain sistem terdistribusi offline-first untuk organisasi hierarkis di daerah infrastruktur terbatas, serta kerangka kerja replikasi data asinkronus yang dapat diadaptasi untuk konteks serupa.