Frisma Handayanna
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN INFORMATIKA NUSA MANDIRI

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Program Sistem Pakar dalam Diagnosis Medis Penyakit Jantung Menggunakan Metode Certainty Factor Rinawati Rinawati; Frisma Handayanna; Erene Gernaria Sihombing; Ester Arisawati; Muhammad Affarel
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 10 No. 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Januari 2026
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v10i1.15711

Abstract

Penyakit jantung merupakan salah satu gangguan kesehatan paling berbahaya yang menjadi penyebab utama kematian di dunia. Deteksi dini sangat penting karena gejala penyakit jantung sering kali tidak disadari oleh penderita hingga mencapai tahap kritis. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses terhadap tenaga medis ahli dan kurangnya pengetahuan mengenai gejala awal penyakit jantung. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan aplikasi sistem pakar yang mampu mendeteksi penyakit jantung dengan memanfaatkan metode Certainty Factor (CF). Metode CF digunakan untuk mengukur tingkat kepastian diagnosis berdasarkan gejala yang dimasukkan pengguna. Setiap gejala memiliki bobot keyakinan yang ditentukan oleh pakar medis, kemudian dihitung untuk menghasilkan nilai probabilitas suatu penyakit. Dengan pendekatan ini, sistem pakar dapat meniru proses pengambilan keputusan seorang dokter, sekaligus memberikan rekomendasi yang lebih terukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi sistem pakar berbasis CF mampu memberikan diagnosis awal dengan tingkat akurasi yang cukup tinggi, sesuai dengan basis pengetahuan yang telah divalidasi. Aplikasi ini dirancang dengan antarmuka sederhana sehingga dapat digunakan oleh masyarakat umum maupun tenaga medis sebagai alat bantu. Dengan demikian, sistem pakar ini diharapkan dapat mendukung deteksi dini penyakit jantung secara cepat, efisien, dan praktis, serta menjadi kontribusi nyata dalam pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di bidang kesehatan.