Early Maghfiroh Innayati
Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Motivasi dan Kepuasan Kerja dalam Meningkatkan Kinerja Tim Dakwah di Lembaga Sosial Keagamaan Early Maghfiroh Innayati; Siti Fatimah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam peran motivasi dan kepuasan kerja dalam meningkatkan kinerja tim dakwah pada lembaga sosial keagamaan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi empat aspek utama, yaitu: (1) bentuk motivasi kerja yang dimiliki anggota tim dakwah, (2) faktor-faktor yang memengaruhi kepuasan kerja mereka, (3) kontribusi motivasi dan kepuasan terhadap kinerja dakwah, dan (4) tantangan yang dihadapi dalam menjaga semangat kerja secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap anggota tim dakwah dari beberapa lembaga keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi kerja tim dakwah didominasi oleh motivasi intrinsik seperti dorongan spiritual dan rasa tanggung jawab moral, yang diperkuat oleh motivasi ekstrinsik seperti dukungan sosial dan pengakuan pimpinan. (2) Kepuasan kerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja yang kondusif, hubungan harmonis, kepemimpinan partisipatif, dan kejelasan peran. (3) Motivasi dan kepuasan kerja bersama-sama meningkatkan kinerja dakwah melalui semangat tinggi, konsistensi program, adaptasi sosial, dan efektivitas komunikasi. (4) Tantangan utama meliputi kejenuhan peran, ketidakseimbangan tugas-pribadi, kurangnya kaderisasi, serta keterbatasan fasilitas. Kesimpulannya, motivasi dan kepuasan kerja merupakan dua faktor kunci yang saling mendukung dalam membentuk kinerja dakwah yang efektif dan berkelanjutan. Pengelolaan tim dakwah yang memperhatikan kebutuhan spiritual dan profesional secara seimbang diperlukan untuk menjawab dinamika dan tantangan dakwah ke depan.