Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan motorik halus dan kreativitas anak usia dini, mendeskripsikan proses dan hasil peningkatkan kemampuan motorik halus dan kreativitas AUD melalui metode bermain dengan media plastisin. serta menelaah faktor faktor keberhasilan dan penghambat dalam pelaksanaan tersebut. subjek penelitian dilakukan di kelas B TKIT Al-Muwahhidiin Gowa, Sulawesi Selatan, yang terdiri dari 15 anak usia 5–6 tahun. Berdasarkan hasil observasi awal, diketahui anak anak pada umumnya mengalami kesulitan dalam mengontrol gerakan halus jari-jemari dan kurang menunjukkan kreativitas dalam menghasilkan karya. Untuk itu, diterapkan metode bermain menggunakan plastisin yang bertujuan menstimulasi perkembangan otot-otot halus dan daya imajinasi anak secara simultan. Metode penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri atas tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, dokumentasi hasil karya anak, serta catatan anekdot dengan analisis data deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kemampuan motorik halus dan kreativitas anak setelah dilakukan tindakan pembelajaran dengan media plastisin. Pada siklus pertama, hanya 20% anak yang menunjukkan perkembangan secara optimal, sedangkan pada siklus kedua meningkat menjadi 86.67% Anak-anak mulai membentuk objek secara detail dan kreatif sesuai imajinasi mereka, seperti buah-buahan dalam berbagai warna dan bentuk. Dengan demikian, metode bermain dengan media plastisin dapat dijadikan sebagai langkah pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan motorik halus dan kreativitas anak usia dini