Salsabil Nasha
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Terapi Acceptance And Commitment Therapy (ACT) Dalam Mengelola Emosi Negatif Pada Ibu Yang Mengalami Empty Nest Syndrome Salsabil Nasha; Kusnadi Kusnadi; Bela Janare Putra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.814

Abstract

    Empty Nest Syndrome (ENS) adalah kondisi psikologis yang sering dialami oleh ibu ketika anak-anak mulai mandiri dan meninggalkan rumah, yang dapat memicu munculnya emosi negatif seperti kesepian, kehilangan, dan kebingungan peran. Emosi negatif yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak pada kesejahteraan psikologis dan kualitas hidup ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) dalam mengelola emosi negatif pada ibu yang mengalami ENS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah seorang ibu berusia 50 tahun yang menunjukkan gejala ENS setelah anak-anaknya menikah dan meninggalkan rumah. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, dengan analisis data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui empat sesi terapi ACT, subjek mampu mengenali dan menerima emosi negatif yang dirasakannya tanpa menghindar, serta mulai memahami nilai-nilai hidup yang penting baginya. Subjek juga menunjukkan peningkatan fleksibilitas psikologis dan mulai membangun kembali aktivitas bermakna yang sesuai dengan nilai-nilainya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan Acceptance and Commitment Therapy (ACT) efektif dalam membantu ibu mengelola emosi negatif akibat Empty Nest Syndrome, serta mendorong individu untuk menerima pengalaman hidup secara utuh dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna sesuai dengan nilai-nilai pribadi.