Mutmainnah Mutmainnah
Universitas Negeri Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Keterlambatan Pendidikan Formal terhadap Kemampuan Sosial dan Prestasi Belajar Anak di Panti Asuhan Al Hijrah Kabupaten Bone Sulawesi Selatan Mutmainnah Mutmainnah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.943

Abstract

Keterlambatan anak-anak panti asuhan dalam memulai pendidikan formal berdampak serius terhadap perkembangan mereka secara menyeluruh. Anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan sejak usia dini cenderung mengalami hambatan dalam aspek kognitif, sosial, emosional, hingga akademik. Mereka rentan merasa rendah diri, kesulitan berinteraksi sosial, sertatertinggal dalam kemampuan dasar seperti membaca, menulis, dan berhitung. Di Panti Asuhan Al Hijrah, persoalan ini menjadi tantangan utama dalam mengasuh dan mendidik anak-anak. Keterbatasan ekonomi, kurangnya dukungan lingkungan, dan minimnya pemahaman akan pentingnya pendidikan sejak dini menjadi faktor penyebab yang saling berkaitan. Tanpa penanganan yang tepat, keterlambatan ini berpotensi memperluas ketimpangan sosial dan menghambat masa depan anak-anak asuh. Oleh karena itu, pendekatan pendidikan yang inklusif, empatik, dan kolaboratif sangat diperlukan untuk membangkitkan kembali semangat belajar serta mengoptimalkan potensi yang dimilikinya.
MODEL EVALUASI PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS PROYEK Mutmainnah Mutmainnah
TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teacher.v6i2.11306

Abstract

ABSTRACT The evaluation of 21st-century learning is essential to assess critical thinking, collaboration, and communication skills authentically in Geography education. This study aims to develop a project-based evaluation model for Geography learning at SMAN 12 Makassar. The research employed a Research and Development (R&D) approach with a mixed-methods design, conducted through stages of needs analysis, model design, limited trial, and revision based on field findings. Data were collected through observation, interviews, documentation, and project assessment, and analyzed using qualitative and descriptive quantitative techniques. The findings indicate that the developed model enhances student engagement and improves spatial analysis skills, creativity, collaboration, and communication through contextual project-based learning activities. The model also integrates process, product, presentation, and written test assessments in a comprehensive manner, providing a more holistic picture of student learning outcomes. In conclusion, the developed project-based evaluation model is considered feasible and more comprehensive than conventional assessment methods and effectively supports meaningful Geography learning aligned with 21st-century competencies. ABSTRAK Evaluasi pembelajaran abad ke-21 diperlukan untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi secara autentik dalam pembelajaran Geografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi pembelajaran Geografi berbasis proyek di SMAN 12 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan metode campuran (mixed methods) yang dilakukan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan model, uji coba terbatas, serta revisi berdasarkan temuan di lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan penilaian proyek yang kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dikembangkan mampu meningkatkan keterlibatan siswa serta mengembangkan kemampuan analisis spasial, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi melalui pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual. Model ini juga mengintegrasikan penilaian proses, produk, presentasi, dan tes tertulis secara menyeluruh sehingga memberikan gambaran capaian belajar yang lebih utuh. Kesimpulannya, model evaluasi berbasis proyek yang dikembangkan dinyatakan layak dan lebih komprehensif dibandingkan evaluasi konvensional serta mendukung pembelajaran Geografi yang bermakna sesuai tuntutan abad ke-21.