Zhila Jannati
Univesitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Konseling Kelompok dengan Metode Mauizatul Hasanah dalam Meningkatkan Perilaku Sopan Santun Pada Anak di TPA Al-Hidayah Duwik Lestari; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.956

Abstract

Penelitian ini berjudul “penerapan konseling kelompok dengan metode mauizatul hasanah dalam meningkatkan perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah”. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu, pertama, untuk mengetahui gambaran perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah sebelum diberikan konseling kelompok melalui metode mauizatul hasanah, Kedua, untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan metode mauizatul hasanah dalam meningkatkan perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah, Ketiga, untuk mengetahui perilaku sopan santun pada anak di TPA Al-Hidayah sesudah diberikan konseling kelompok melalui metode mauizatul hasanah, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dengan penelitian field research atau penelitian dilapangan secara langsung. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun hasil yang didapat menunjukkan bahwa sebelum melakukan konseling anak-anak masih belum mampu untuk berperilaku sopan kepada orang tidak sering mengucapkan salam, dan juga tidak membiasakan mengucapkan kata-kata yang baik atau tolong, maaf dan terima kasih, namun setelah dilaksanakannya konseling kelompok menggunakan metode mauizatul hasanah anak-anak memulai untuk paham cara berperilaku sopan kepada orang dari cara berbicara seperti terbiasa mengucapkan salam ketika hendak masuk rumah atau bertemu dan menggunakan kata-kata yang sopan dan baik. Penerapan konseling kelompok ini dilakukan sebanyak empat kali pertemuan dengan subjek yang dipilih tujuh orang anak-anak dengan menggunakan empat tahap yaitu tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap kegiatan dan tahap pengakhiran. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menggunakan metode mauizatul hasanah ini mampu anak-anak untuk aktif dalam kegiatan konseling kelompok selama kegiatan berlangsung.
Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Mindfulness dalam Meningkatkan Self-Awareness pada Mahasiswa Selvia Dwi Octasari; Zhila Jannati; Hartika Utami Fitri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.961

Abstract

Self-awareness merupakan kemampuan individu untuk memahami dan mengenali pikiran, perasaan, perilaku, serta dampaknya terhadap diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Mahasiswa menjadi bagian dari Generasi Z yang memiliki permasalahan akademik. Dari permasalahan tersebut mahasiswa kurang pemahaman mengenai dirinya sendiri dan sering kali kesulitan dalam mengelola emosi sosial. Berdasarkan observasi awal termasuklah mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam khususnya Angkatan 2021 yang terkadang mengalami emosi sosial seperti malu, serta overthinking (berpikir berlebihan), itulah yang membuat mahasiswa mengalami self-awareness yang rendah. Sehingga perlu adanya upaya untuk meningkatkan self-awareness melalui layanan konseling kelompok dengan teknik mindfulness. Dari fenomena diatas maka peneliti akan melaksanakan penelitian yang berjudul “Keefektifan Konseling Kelompok dengan Teknik Mindfulness dalam Meningkatkan Self-Awareness pada Mahasiswa”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan konseling kelompok dengan teknik mindfulness dalam meningkatkan self-awareness pada mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian pre-eksperimental design dengan model desain one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Bimbingan Penyuluhan Islam Angkatan 2021 yang terdiri dari 139 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui kuesioner dan teknik analisis data melalui Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini adalah kelompok eksperimen mengalami peningkatan self-awareness yang pretest mean 67 setelah melakukan treatment dengan konseling kelompok dengan teknik mindfulness dengan hasil posttest mean 120. Uji Wilcoxon menunjukkan Asymp.sig (2-tailed) bernilai 016 < 0,05, maka dalam penelitian ini konseling kelompok dengan teknik mindfulness efektif untuk meningkatkan self-awareness pada mahasiswa.