Penelitian ini didasarkan pada adanya kesenjangan penelitian dan perbedaan fokus mengenai pengaruh faktor lingkungan keluarga, karakteristik kewirausahaan, dan teaching factory terhadap ketertarikan dalam berwirausaha. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah menurunnya ketertarikan dalam berwirausaha di kalangan pengusaha di Kabupaten Badung. Fokus penelitian dilakukan diantara para pengusaha di Kabupaten Badung dengan ukuran populasi yang tidak diketahui, dan ukuran sampel ditentukan menggunakan metode yang menghitung lima hingga sepuluh kali jumlah parameter yang diperkirakan. Berdasarkan perhitungan indikator (16 × 5 = 80), sampel terdiri dari 80 pengusaha di Kabupaten Badung. Semua data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner memenuhi syarat untuk digunakan yang selanjutnya dilakukan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil menunjukkan bahwa faktor lingkungan keluarga, karakteristik kewirausahaan, dan teaching factory masing-masing memiliki pengaruh positif bersignifikan terhadap minat berwirausaha. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa peningkatan faktor lingkungan keluarga bisa dilakukan dengan memperhatikan pola asuh orang tua. Karakteristik kewirausahaan dapat ditingkatkan dengan berfokus pada aspek kepemimpinan, sedangkan teaching factory dapat ditingkatkan dengan menyempurnakan proses produksi, termasuk perencanaan dan pelaksanaannya. Secara keseluruhan, ketertarikan dalam berwirausaha dapat ditingkatkan dengan menumbuhkan keinginan pengusaha untuk berkembang.