I Putu Dony Indrayana
Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Margarana

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor Utama Pendorong Ketertarikan Dalam Berwirausaha Di Kalangan Pengusaha Kabupaten Badung I Putu Dony Indrayana; I Putu Ekapratama Rangga Sudana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1006

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada adanya kesenjangan penelitian dan perbedaan fokus mengenai pengaruh faktor lingkungan keluarga, karakteristik kewirausahaan, dan teaching factory terhadap ketertarikan dalam berwirausaha. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah menurunnya ketertarikan dalam berwirausaha di kalangan pengusaha di Kabupaten Badung. Fokus penelitian dilakukan diantara para pengusaha di Kabupaten Badung dengan ukuran populasi yang tidak diketahui, dan ukuran sampel ditentukan menggunakan metode yang menghitung lima hingga sepuluh kali jumlah parameter yang diperkirakan. Berdasarkan perhitungan indikator (16 × 5 = 80), sampel terdiri dari 80 pengusaha di Kabupaten Badung. Semua data yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner memenuhi syarat untuk digunakan yang selanjutnya dilakukan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil menunjukkan bahwa faktor lingkungan keluarga, karakteristik kewirausahaan, dan teaching factory masing-masing memiliki pengaruh positif bersignifikan terhadap minat berwirausaha. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa peningkatan faktor lingkungan keluarga bisa dilakukan dengan memperhatikan pola asuh orang tua. Karakteristik kewirausahaan dapat ditingkatkan dengan berfokus pada aspek kepemimpinan, sedangkan teaching factory dapat ditingkatkan dengan menyempurnakan proses produksi, termasuk perencanaan dan pelaksanaannya. Secara keseluruhan, ketertarikan dalam berwirausaha dapat ditingkatkan dengan menumbuhkan keinginan pengusaha untuk berkembang.
PENINGKATAN KINERJA UKM KERAJINAN PRODUKSI KERAMIK DI DESA PEJATEN, KABUPATEN TABANAN MELALUI STRATEGI INOVASI I Putu Dony Indrayana
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/db7qzq84

Abstract

Abstrak – Pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) telah mengalami kemajuan yang signifikan, khususnya di kalangan wirausahawan muda. Sebagian besar terkonsentrasi di Desa Pejaten, Kabupaten Tabanan, pembuatan kerajinan keramik merupakan salah satu usaha kerajinan yang paling pesat perkembangannya di Bali. Komunitas ini terkenal dengan barang-barang keramik berkualitas tinggi, yang dapat diproduksi dalam jumlah besar. Menganalisis bagaimana strategi inovasi memediasi dampak budaya organisasi terhadap kinerja organisasi UKM kerajinan keramik di Tabanan merupakan tujuan dari penelitian ini. Sebanyak 48 pemilik usaha perajin keramik berpartisipasi dalam survei ini sebagai responden. Wawancara dan kuesioner digunakan untuk pengumpulan data, dan metode Partial Least Square (PLS) digunakan untuk analisis deskriptif dan inferensial. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja organisasi secara positif, meskipun tidak signifikan, dipengaruhi oleh budaya organisasi. Di sisi lain, strategi inovasi secara positif dan signifikan dipengaruhi oleh budaya perusahaan. Hubungan antara budaya organisasi dan kinerja sepenuhnya dimediasi oleh strategi inovasi, yang telah terbukti memiliki dampak positif dan substansial pada kinerja organisasi. Hal ini menunjukkan bahwa mengatasi budaya perusahaan dan mencapai kinerja puncak sangat bergantung pada strategi inovasi. Nilai-nilai dalam budaya nasional juga terkait dengan budaya organisasi.   Kata kunci: Budaya Organisasi, Strategi Inovasi, Kinerja Organisasi, UKM, Wirausahawan.   Abstract – Small and medium-sized business (SME) development has advanced significantly, especially among young entrepreneurs. Ceramic manufacture, which is mostly centered in Pejaten Village, Tabanan Regency, is one of Bali's fastest-growing handicraft sectors. This community is renowned for its high-quality ceramic goods, which can be manufactured in huge numbers. Analyzing how innovation methods mediate the impact of organizational culture on the organizational performance of ceramic craft SMEs in Tabanan is the goal of this research. 48 proprietors of ceramic artisan businesses participated in this survey as respondents. Interviews and questionnaires were used for data gathering, and the Partial Least Square (PLS) method was used for both descriptive and inferential analysis. The study's findings suggest that organizational performance is positively, although not significantly, impacted by organizational culture. On the other side, innovation strategy is positively and significantly impacted by company culture. Additionally, innovation strategy completely mediates the link between organizational culture and performance and has a favorable and substantial impact on organizational performance. This suggests that a vital element in bridging corporate culture and achieving optimum performance is innovation strategy. National cultural values are also connected to organizational culture. Keywords: Organizational Culture, Innovation Strategy, Organizational Performance, SMEs, Entrepreneurs.  
Pelatihan Dan Pengembangan Kompetensi SDM Di Tengah Perubahan Era Modern Ni Nengah Rupadi Kertiriasih; Ni Luh Putu Sariani; Ida Ayu Putu Megawati; I Putu Dony Indrayana; Kadek Adyatna Wedananta
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 3 No. 2 (2025): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v3i2.1214

Abstract

Perkembangan digitalisasi yang sangat pesat mengalami perubahan, sehingga menuntut sumber daya manusia pada saat ini untuk mampu mengikuti perkembangan tersebut. Praktek sumber daya manusia pun telah banyak mengalami perubahan sekaligus merubah dari manajemen sumberdaya manusia berorientasi tradisional menjadi berorientasi modern. Sumber daya manusia dituntut agar memiliki kompetensi digital yang relevan, seperti literasi teknologi, mampu analisis data, serta kemampuan berkolaborasi secara virtual. Tantangannya adalah apakah setiap perusahaan siap melakukan perubahan dan mampu mengelola sumber daya manusianya untuk menghadapi perubahan sehingga perusahaan mampu beradaptasi dengan perubahan. Pelatihan dan pengembangan karyawan merupakan strategi yang dapat dilakukan perusahaan yang dimaksudkan agar dapat meningkatankan kompetensi sumber daya manuasn dan mampu terus mengikuti tuntutan era modern. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pentingnya pelatihan dan pengembangan kompetensi sumber daya manuasia, mengidentifikasi strategi-strategi efektif yang digunakan perusahaan dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pengembangan serta mengkaji berbagai tantangan dan peluang. Strategi yang digunakan yakni model kompetensi ASTD (American Society for Training and Development). Model tersebut menjelaskan apa yang diperlukan agar seorang individu berhasil dalam bidang pelatihan dan pengembangan.
Pengaruh Kompetensi Digital dan Strategi SDM terhadap Kinerja Bisnis Lestari Homestay Jimbaran I Putu Dony Indrayana
Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance Vol. 4 No. 4 (2026): BENEFIT: Journal Of Business, Economics, and Finance
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/benefit.v4i4.1857

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of digital competence and human resource (HR) strategies on the business performance of Lestari Homestay Jimbaran. This study uses a qualitative approach with a descriptive research type. Data were collected through interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques use SWOT analysis. The results show that digital competence and HR strategies play an important role in improving homestay business performance. Digital competence is reflected in the ability to manage social media, utilize online booking platforms, Google Maps, and digital communication through WhatsApp Business. HR strategies are implemented through employee capability development, service quality improvement, and adaptation to digital technology. The main strengths lie in responsive service, strategic location, and digital adaptability, while weaknesses include limited human resources and suboptimal digital content management. Opportunities arise from increasing tourist arrivals in Bali, while threats come from intense competition among accommodation businesses. Digital competence and HR strategies have proven to improve business visibility, customer loyalty, and homestay business performance.