Penyakit Tuberkulosis (TB) adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberkulosa. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ lain. Sumber penularan adalah penderita TB paru yang dapat menular kepada orang di sekelilingnya terutama yang melakukan kontak lama. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian tuberkulosis paru di RT 15 kelurahan dusun bangko wilayah kerja UPTD puskesmas pematang kandis tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei yang bersifat observasi analitik dengan desain Crosssectional untuk mencari hubungan antara variabel independen (luas ventilasi, kepadatan hunian, kelembaban rumah, jenis lantai, suhu ruangan, dan pencahayaan) dengan kejadian penyakit TB Paru pada wilayah kerja UPTD Puskesmas Pematang Kandis. Penentuan besar sampel menggunakan teknik total sampling yaitu sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang berkunjung pada ruangan TB Paru di UPTD Puskesmas Pematang Kandis Tahun 2024 yaitu 43 orang. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan luas ventilasi dengan kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pematang Kandis dengan nilai P (0,025 < 0,05); ada hubungan kepadatan hunian dengan kejadian Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Pematang Kandis dengan nilai P (0,001 < 0,05); Ada hubungan kelembaban dengan kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pematang Kandis dengan nilai P (0,023 < 0,05); ); Ada hubungan suhu dengan kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pematang Kandis dengan nilai P (0,024 < 0,05. Disarankan kepada Petugas TB UPTD Puskesmas Pematang Kandis melakukan penyuluhan tentang faktor lingkungan fisik (ventilasi, kepadatan hunian, kelembaban, dan suhu) yang buruk sangat erat kaitannya dengan penyakit TB Paru.