Nandi Saefurrohman
Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Internalisasi Seni Tradisional Bagi Generasi Gen Z Di Tengah-Tengah Perkembangan Teknologi Digital Nandi Saefurrohman
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.1116

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membentuk pola komunikasi dan ekspresi budaya baru di kalangan Generasi Z yang tumbuh sebagai digital native. Hal ini menimbulkan tantangan terhadap pelestarian seni tradisional yang umumnya diwariskan melalui pendekatan komunal dan lisan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses internalisasi seni tradisional di kalangan Gen Z melalui media digital. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan analisis konten di tiga wilayah di Jawa Timur (Surabaya, Malang, dan Banyuwangi). Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan Gen Z dalam seni tradisional terbagi menjadi tiga bentuk: partisipasi aktif dalam komunitas dan institusi pendidikan, produksi konten budaya di media sosial, serta apresiasi simbolik dalam kegiatan tematik. Media digital terbukti menjadi jembatan yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai budaya secara kontekstual dan partisipatif. Meskipun demikian, tantangan seperti kurangnya dokumentasi otentik dan keterbatasan integrasi dalam kurikulum masih perlu diatasi. Studi ini merekomendasikan penguatan ekosistem digital budaya melalui kolaborasi lintas generasi, kurikulum berbasis proyek, dan arsip digital terbuka untuk mendorong pelestarian seni tradisional secara adaptif dan berkelanjutan.