Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Enhancing MSME Financial Performance Through Strategic Capabilities: The Mediating Role of Managerial Decision-Making Yayu Rakkang; Andi Nur Achsanuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1165

Abstract

Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are vital to economic growth but often face challenges in financial sustainability and decision-making effectiveness. This study aims to examine how financial literacy, accounting technology utilization, and entrepreneurial orientation influence MSME financial performance, with managerial decision-making as a mediating variable. Using a quantitative research design, data were collected from 222 MSMEs in Makassar City through structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling with SmartPLS. The results reveal that accounting technology utilization and entrepreneurial orientation have significant direct effects on financial performance. Financial literacy, while not directly associated with financial outcomes, significantly influences performance through managerial decision-making. This mediating role highlights that the strategic application of financial knowledge is more impactful than financial literacy alone. Conversely, technology and entrepreneurial behavior tend to bypass structured decision-making processes, indicating a need for better integration of these capabilities into managerial frameworks. These findings contribute to existing knowledge by integrating cognitive, technological, and behavioral factors into a unified performance model. The study emphasizes that empowering decision-making capacities enhances the value of internal resources. Policymakers and business advisors are encouraged to adopt holistic development strategies that combine literacy, digital tools, and strategic judgment to strengthen MSME competitiveness.
Pengaruh Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja Terhadap Etos Kerja Pegawai BAZNAS Kota Makassar Andi Fairus Nizam; Nurinaya Nurinaya; Andi Nur Achsanuddin
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja terhadap etos kerja pegawai pada Kantor BAZNAS Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh secara parsial maupun simultan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, latar belakang pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap etos kerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,611 (>0,05). Demikian pula, pengalaman kerja juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap etos kerja dengan nilai signifikansi sebesar 0,133 (>0,05). Secara simultan, kedua variabel tersebut hanya mampu menjelaskan sebesar 12,1% variasi etos kerja pegawai, sedangkan sisanya sebesar 87,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa etos kerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja, tetapi lebih dipengaruhi oleh faktor lain seperti motivasi kerja, gaya kepemimpinan, serta budaya organisasi. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih terhadap faktor-faktor tersebut guna meningkatkan etos kerja pegawai secara optimal.