Siti Nurhalizah
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bone

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Produktivitas Dan Penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 112 Pada Badan Wakaf Yayasan As’adiyah Siti Nurhalizah; Muhammad Yamin; Jumriani Jumriani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1219

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas aset wakaf serta implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 112 pada Badan Wakaf Yayasan As’adiyah, sebuah lembaga keagamaan yang mengelola aset wakaf dalam skala besar dan variatif di Sulawesi Selatan (1). Wakaf sebagai instrumen keuangan syariah memiliki peran strategis dalam pembangunan sosial-ekonomi, sehingga tata kelola yang produktif dan pelaporan keuangan yang akuntabel menjadi prasyarat penting bagi optimalisasi manfaatnya bagi umat (2). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan telaah dokumentasi sebagai upaya memperoleh pemahaman komprehensif terhadap praktik akuntansi dan pengelolaan aset wakaf di lembaga tersebut (3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan aset wakaf dilakukan secara produktif melalui sektor pertanian, pendidikan, dan perdagangan ritel, namun terdapat hambatan dalam aspek kompetensi pengelola, terutama terkait akuntansi syariah, hukum pertanahan, dan manajemen usaha wakaf (4). Dari perspektif akuntansi, sistem pencatatan dan pelaporan keuangan yang digunakan belum sepenuhnya mengacu pada standar PSAK 112, sehingga mengurangi tingkat transparansi dan akuntabilitas terhadap pemangku kepentingan (5). Dengan demikian, diperlukan intervensi kelembagaan berupa pelatihan teknis, penyusunan sistem informasi akuntansi wakaf, serta supervisi besrkala agar tata kelola wakaf dapat memenuhi standar pelaporan yang berlaku dan mendukung keberlanjutan sosial-ekonomi yang inklusif (6).