Ari Wina Sani
Institusi Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada Denpasar

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Efektivitas Program Edukasi Kesehatan Melalui Pendekatan Health Belief Model Terhadap Kepatuhan Minum Obat Pasien Hipertensi Ari Wina Sani; A A Bagus Suryantara
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1383

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang prevalensinya terus meningkat di dunia dan Indonesia. Jumlah penyandang hipertensi akan terus bertambah seiring waktu dan diperkirakan jumlahnya akan mencapai 1.5 miliar penduduk dunia pada tahun 2025. Penyakit ini membutuhkan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat secara teratur sangat penting untuk mencegah komplikasi. Faktor lain yaitu keyakinan pasien dalam penggunaan obat juga mempengaruhi kepatuhan minum obat pasien lansia dengan hipertensi. Intervensi yang bisa dilakukan sebagai perawat adalah memberikan edukasi kesehatan tentang kepatuhan dalam mengkonsumsi obat antihipertensi untuk meningkatkan pengetahuan.. Edukasi ini membantu membentuk sikap positif pasien sehingga mereka mampu melakukan perawatan hipertensi secara mandiri dan konsisten Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program edukasi kesehatan melalui pendekatan health belief model terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Metode penelitian ini menggunakan literature review. Proses pengumpulan data dilakukan dengan menyaring 3.821 sumber literatur menjadi 10 literatur menggunakan tiga database yaitu PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan edukasi kesehatan dengan pendekatan Health Belief Model merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kepatuhan minum obat pasien hipertensi melalui perubahan persepsi dan perilaku yang berorientasi pada kesadaran risiko dan manfaat pengobatan.