Rika Septrizarty
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Adabiah Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Fenomena Kelangkaan Kelapa: Analisis Rantai Pasok Keberlanjutan pada UMKM Usaha Santan di Padang Rika Septrizarty
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1656

Abstract

Kenaikan harga kelapa di kota Padang yang mulai terasa sejak akhir tahun 2024 terus meningkat di bulan Ramadhan 2025 bahkan setelah lebaran. Hal ini menyebabkan banyak pihak yang terdampak. Salah satu dampaknya adalah kenaikan harga santan sebagai bahan utama rendang dan makanan khas Sumatera Barat lainnya. Dari artikel-artikel dan wawancara awal dengan pengusaha santan, penyebab naiknya harga kelapa adalah karena kelangkaan kelapa yang diperoleh pemasok kelapa dari petani. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan riset terhadap umkm yang memproduksi santan untuk mengetahui apa yang menyebakan kelangkaan kelapa dan dampaknya serta bagaimana cara bertahan apalagi dalam keadaan rendahnya daya beli masyarakat akibat resesi saat ini. Metode yang digunakan adalah Analisa rantai pasok dan keberlanjutan. Wawancara mendalam dilakukan kepada pemilik usaha santan di pasar Lubuk Buaya. Pemilihan informan kunci yang usaha santannya masih bertahan dan memiliki persedaan kelapa yang cukup, sementara banyak usaha lain yang berhenti beproduksi sementara karena kehabisan bahan baku kelapa tua untuk menghasilkan santan yang bagus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelangkaan kelapa karena banyak pohon kelapa yang hanya menghasilkan kelapa dengan ukuran kecil dan kualitas yang kurang bagus, sementara itu permintaan kelapa ke luar kota dan luar negri makin meningkat. Pemilik usaha santan berusaha tetap menjalin hubungan baik dengan semua stakeholder (petani maupun konsumen santan) dan tetap menjaga kualitas serta harga yang bersaing. Keberlanjutan usaha santan di kota Padang menjadi tanggung jawab bersama karena menyangkut kelangsungan Sumatera barat sebagai penghasil rendang dan kota Padang Pariaman sebagai penghasil kelapa. Perlunya konsep bisnis keberlanjutan pada usaha santan agar tidak punah dan bisa dilanjutkan untuk generasi selanjutnya untuk menciptakan ekonomi sirkular