Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Disiplin Kerja Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Bima KARTIKA CANDRA TIKA; MAWAR HIAYANTI; MULYADIN MULYADIN
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima. Kinerja pegawai merupakan aspek penting dalam menentukan efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan, khususnya dalam sektor pelayanan publik. Disiplin kerja mencerminkan sejauh mana pegawai mematuhi aturan dan prosedur kerja, sedangkan motivasi kerja berperan dalam mendorong semangat dan inisiatif pegawai dalam menyelesaikan tugas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada sejumlah pegawai yang dipilih sebagai sampel. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear berganda untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Begitu pula dengan motivasi kerja yang juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang besar terhadap peningkatan kinerja pegawai. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kedisiplinan dan motivasi kerja sangat penting untuk mendukung tercapainya kinerja optimal pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima. Oleh karena itu, pihak manajemen perlu menerapkan strategi yang dapat memperkuat disiplin serta memberikan dorongan motivasional, seperti pemberian penghargaan, pengembangan karier, dan penciptaan lingkungan kerja yang kondusif. Dengan demikian, kualitas pelayanan publik yang diberikan dapat lebih optimal dan sesuai dengan harapan masyarakat