Reny Retnaningsih
Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr Soepraoen

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pijat Oksitoksi Terhadap Kelancaran Asi Di Klinik Rawat Inap Sahabat Sehat Wajak, Malang Shinta Pitaloka; Reny Retnaningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1795

Abstract

Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama yang paling sesuai untuk bayi selama enam bulan pertama karena mengandung zat gizi lengkap yang mendukung pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Meskipun pemberian ASI ekslusif di Indonesia sudah meningkat, capaian tersebut belum sepenuhnya memenuhi target global. Salah satu metode yang efektif untuk membantu memperlancar pengeluaran ASI adalah pijat ksitoksin, yatu Teknik pemijatan pada area punggung yang bertujun merangsang hormon oksitoksin agar proses keluarnya ASI berjalan lancar. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan metode one-group pretest-posttest yang dilakukan pada 15 bu postpartum di Klinik Rawat Inap Sahabat Sehat Wajak, Malang. Intrtvensi pijat oksitoksin dilakukanselama dua hari berturut-turut dengan durasi 15-20 menit per sesi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kelancaran ASI setelah pijat oksitoksin, dengan sebagian besar responden mengalami perbaikan dari kondisi kurang lancar menjadi lancar, dibuktikan melalui uji statistic Wilcoxon Signed-Rank (p = 0,001). Selain memberikan efek fisiologis, pijat oksitoksin juga membantu menurunka tingkat stress dan meningkatkan kepercayaan diri ibu dalam menyusui. Faktor pendukung seperti usia produjtif, Pendidikan,pola makan, istirahat,dan dukungan kluarga turut berkontribusi pda keberhasilan intervensi. Oleh karena itu, pijat oksitoksin disarankan untuk diintegrasikan dalam pelayanan pasca persalinan guna meningkatkan kelancaran ASI dan mendukung pemberian ASI ekslusif demi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang optimal.